oleh

Ungkapan Keprihatinan Seorang Hendri Sandra, Terkait Covid-19

Dumai (Riauperistiwa.com) – Virus corona atau covid-19, yang bermuasal dari Tiongkok dan sekarang membuat kepanikan seantero penduduk Bumi, dan membuat banyak pihak merasa prihatin. Salah seorang adalah sosok sentral dan pejabat teras Dumai, Hendri Sandra SE, kepada media ini Rabu (01/04/2020) berkesempatan berbincang sejenak dan beliau mengutarakan rasa prihatinnya “Pertama saya pribadi merasa prihatin dengan kondisi yang ada sekarang, apalagi semenjak ada kebijakan sosial distancing atau menjaga jarak tentu berdampak ke beberapa sektor, terutama dalam aktifitas mencari makan”,

‘Satu sisi kita berkewajiban mengikuti anjuran tersebut, namun kebalikannya dituntut mencari nafkah dalam menopang perekonomian keluarga. Apalagi kodrat kita, sebagai manusia adalah mahkluk sosial, semestinya harus selalu berinteraksi, jika boleh mengutip satu peribasa” Memakan buah simalakama, dimakan mati Emak, tidak dimakan mati Bapak” sebuah persoalan dilematis. Namun apapun, ini sebuah musibah dan kita harus yakin ada hikmah yang bisa dipetik dari kejadian ini”, ungkap salah satu Bakal Calon (Balon) Walikota Dumai Pilkada kelak.

Covid-19 meski telah merebak di beberapa Kota, namun sampai detik ini menurut sumber resmi, belum ada warga Dumai yang positip terpapar, meski begitu seluruh stockholder terutama Porkominda terlihat berupaya keras untuk menangkal virus tersebut merebak. Sebagai apresiasi warga semestinya harus mengendahkan segala anjuran dan kebijakan dari pemerintah guna menangkal covid-19 berkembang. Namun upaya dan kerja keras tersebut terlihat kurang mendapat respon dari warga, karena masih terlihat beberapa warga tetap saja berkumpul dalam jumlah yang ramai, terutama di warung-warung kopi yang masih buka.

Tentu saja hal tersebut sangat disayangkan, semestinya warga menyadari betapa berbahayanya covid-19, negara maju saja seperti China, Amerika, Itali, Spanyol kewalahan akibat serangan virus mematikan itu. Apalagi dengan Negara kita, bukan berarti mengecilkan kemampuan, namun sama-sama kita sadari bahwa tingkat kemampuan dan fasilitas kita di bidang kesehatan jauh di bawah mereka, selaku Negara maju. Karenanya peran masyarakat sangat diharapkan, terutama untuk mencegah jangan sampai wabah tersebut merebak, baru kita menyesali kekeliruan yang telah diperbuat.***(Zainal Arifin/Didin Marican)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed