oleh

Tunjangan Dokter Spesialis RSUD Dumai Tidak Sebanding Dengan Kinerja

Riauperistiwa.com Dumai Tunjangan jabatan Dokter spesialis di RSUD Kota Dumai sebesar Rp.10 juta/bulan tidak sebanding dengan pelayanan yang di berikan kepada pasien warga Dumai, karena Dokter spesialis hanya bertugas hingga pukul 12.00 WIB. Setelah lewat jam tersebut Dokter spesialis tidak berada di RSUD dan cenderung buka praktek.

Intinya, Dokter spesialis hanya memeriksa dan melayani pasien, setelah pasien mendaftar berobat di pagi hari. Kalau ada keluhan pasien di ruang rawat inap perawat hanya menghubungi Dokter spesialis melalui sambungan telepon atau On Call.

Bagaimana dengan kehadiran Dokter spesialis ketika melakukan operasi dan memeriksa kesehatan pasien yang di rawat inap di RSUD Dumai ? Ada beban biaya yang di keluarkan oleh pasien untuk tindakan atau kunjungan dokter spesialis sesuai dengan tarif yang telah di tetapkan oleh RSUD Kota Dumai. Untuk pengeluaran biaya dokter spesialis bagi pasien yang akan di ambil, tindakan dan kunjungan di Kelas 3 berbeda dengan Kelas VIP atau bahkan VVIP. Semakin bergengsi Kelas yang di minta pasien semakin besar pendapatan Dokter spesialis.

Direktur RSUD Kota Dumai drg. Ridhonaldi ketika di konfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak menjawab. Penunjukan drg. Ridhonaldi sebagai Direktur RSUD Kota Dumai menurut informasi yang di dapat, bahwa 2 (dua) hari sebelum di tunjuk, Walikota Dumai Zulkifli. AS berobat gigi ke praktek drg. Ridhonaldi, saat itu Wako Dumai di temani istri Hj. Haslinar.****

Sumber : Infestigasi.com

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed