oleh

Terkait Pencopotan Syahminan “Sabar Tunggu 2 Minggu Kito lkuti Aturan KASN,” Zulkifli AS

Riauperistiwa.com Dumai Tindaklanjut aksi demo damai beberapa waktu lalu, tepatnya Rabu pagi (02/10/2019) di Kantor Dinas PUPR Kota Dumai. Terkait tuntutan Gerakan Masyarakat Peduli Marwah-Kota Dumai (GMPM-KD) agar Syahminan dicopot dari jabatannya.

Bersama Walikota Dumai  , Zulkifli AS.
Bersama Walikota Dumai , Zulkifli AS.

Setelah bertemu Wakil Walikota Eko Suharjo Selasa (22/10/2019), dan pembicaraan sekitar tuntutan mereka agar dipenuhi. Jawaban Eko saat itu tidak jadi masalah, sekiranya sesuai aturan dan keputusan tetap berada ditangan Pak Walikota selaku orang nomor satu.

Kamis Siang (24/10/2019) massa GMPM-KD mendatangi kediaman Walikota Dumai untuk meminta tanggapan dari orang nomor satu Dumai tersebut, yang mana tuntutan mereka agar Syahminan dicopot dari Kadis PUPR. Berketepatan Walikota akan keluar daerah dan telah menuju Bandara, maka massa GMPM-KD pun bergegas menuju kesana.

Pada akhirnya pertemuan terjadi diruang tunggu VIP Bandara Pinang Kampai, dan pada kesempatan singkat tersebut, massa GMPM pertanyakan sikap Pak Wali terkait tuntutan mereka. Walikota minta waktu sekitar 2 mingguan. “Nanti akan dibentuk tim paling lama dua minggu sudah ada kejelasan, jangan sampai keputusan yang dibuat bermasalah, sayo kalau dapat hari ini jugo jadi, seakan-akan mempertegas ucapannya kemarin Sayo samo miko samo sajo” ungkap Zulkifli AS.

Mendengar jawaban Walikota patahana tersebut massa GMPM-KD siap menunggu, juru bicara sekaligus koordinator GMPM, Zainal Arifin utarakan niat akan memasang spanduk berisi penolakan dan tuntutan pencopotan Syahminan. “Kalau boleh kami pasang spanduk dan minta izin samo Bapak, sembari menunggu proses pencopotan Syahminan, jika Bapak benarkan kami pasang besok sebab baleho tu dah siap, sayang jika tidak terpasang,” pintanya.

Namun dengan pelan Zulkifli AS berkata “Tak payahlah, kito tunggu prosesnyo, sayo kalau dapat hari ni jugo tapi biar kito ikut aturan jangan sampai ada masalah nanti. Sayo akan sesuaikan dengan aturan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Yaitu bentuk tim berangotakan 5 orang, setelah mereka bekerja, lantas diusulkan dan dilakukan proses Assessment,” jelas Zulkifli AS.

Mendengar jawaban Walikota tersebut, massa GMPM-KD bisa memaklumi, pastinya apa yang jadi tuntutan mereka tetap tidak berubah, yaitu Syahminan harus dicopot. Edi Zulfan “Ok kawan-kawan kita sudah dengar apa yang dikatakan Pak Wali, mari bersabar dan tunggu prosesnya, yang jelas sudah ada komitmen Walikota,” ujarnya menjelaskan seraya meyakinkan rekan-rekannya.*(Za)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed