oleh

Tanpa Tes Urine, Polisi Angkut 12 Wanita Pemandu Lagu Ktv Dinasty di Dumai yang Ngaku Pakai Narkoba

Riauperistiwa.com Dumai Lokasi hiburan malam di Kota Dumai semakin marak terjadinya peredaran dan pengguna narkotika, terbukti dalam razia yang digelar Polres Dumai di KTV Dinasty, Jalan Sultan Hasanudin atau Ombak berhasil menemukan 12 wanita pemandu lagu yang bekerja di KTV Dinasty mengkonsumsi narkoba, Senin(04/02/2019) sekira pukul 23.00 WIB.

Pantauan dilapangan, terlihat belasan personil Polres Dumai menggunakan patroli menyisir lokasi hiburan malam KTV Dinasty yang dipimpin Kasat Binmas Polres Dumai AKP Rahmad.

Bergerak cepat, petugas langsung menyisir seluruh ruangan yang terdapat di lantai dua Dinasty. Pengunjung lokasi hiburan malam Dinasty sontak kaget dengan kedatangan jajaran Polres Dumai.

Dilansir Xnewss.com, para pengunjung dilakukan pemeriksa identitas dan barang bawaannya. Sementara, para pemandu lagu wanita dikumpulkan untuk dilakukan test urine guna mengetahui ada pengunaan obat-obatan terlarang.

Tidak butuh waktu lama, dengan cara persuasif jajaran Polres Dumai berhasil membuat sejumlah wanita pemandu lagu KTV Dinasty mengakui bahwa mereka mengkonsumsi narkoba.

Hanya dengan menunjukkan 1 alat tes urine 11 wanita pemandu lagu mengakui bahwa mereka mengkonsumi narkoba. Namun ada seorang pemandu lagu yang bersikeras bahwa diri tidak mengkonsumi barang haram tersebut.

Alhasil, ketika dilakukan tes urine didapati bahwa sang wanita berpenampilan seksi itu positif menggunakan narkoba. Tanpa perlawan, akhirnya 12 wanita pemandu lagu di KTV Dinasty digiring ke Polres Dumai.

Kasat Binmas Polres AKP Rahmad dikonfirmasi awak media di lokasi enggan berkomentar banyak terkait operasi yang dilaksanakan disalah satu lokasi hiburan malam terbesar di Kota Dumai tersebut.

“Mereka (Pemandu lagu, red) kita bawa ke Polres Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar singkat AKP Rahmad. (R13)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed