oleh

Suryanto SP Jalin Komunikasi Bersama Warga Dalam Rangka Hablun Minannas

Riauperistiwa.com Dumai Jum’at malam (22/11/2019) warga RT 4 dan RT 5 Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Dumai Selatan kedatangan Suriyanto SP. Adapun kedatangannya dalam rangka Hablum Minannas yakni bersilaturahmi mempererat hubungan sesama manusia.

Foto Bersama Warga RT 4 dan RT 5  Kel.  Bumi Ayu. Kec Dumai Selatan.
Foto Bersama Warga RT 4 dan RT 5 Kel. Bumi Ayu. Kec Dumai Selatan.

Acara dihadiri kira-kira 50 warga, dalam kesempatan itu Suriyanto memberikan motivasi bertema ekonomi umat. Di kesempatan itu banyak solusi diberikan untuk peningkatan ekonomi keluarga, dan wargapun sangat antusias mendengarkan paparan yang disampaikan oleh Suriyanto.

Suriyanto salah satu sosok yang mendaftar sebagai Bakal Calon (Balon) Walikota 2021-2016 melalui satu-satunya Partai Politik (Parpol) Gerindra. Juga menyoroti persoalan tentang Upah Minimum Kota (UMK) dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang sedang digalakkan pemerintah pusat.

Ketika warga masyarakat yang hadir bertanya tentang Alfamart dan lndo Maret, yang keberadaannya semakin marak di Kota Dumai, dengan tegas Suriyanto mengatakan “Mereka yang telah keluarkan izin nyata-nyatanya tidak perduli dengan pedagang kecil.

Karena sesuai aturan lndo Maret dan Alfamart termasuk (UTM) Unit Toko Modren, seharusnya berjarak minimal dengan UTM lainnya sekitar 500 meter, pada kenyataanya ada yang lokasinya bersebelahan.” ungkap Suriyanto yang juga menjabat Kepala Dinas (Kadis) Perpustakaan dan Arsip Kota Dumai.

Sosok cerdas dan humanis itu juga mengatakan “Akan menata ulang UTM yang ada sekarang, terutama jarak antara satu UTM dengan yang lain dan perketat pengeluaran izin, kita harus pertimbangkan segala aspek tidak terkesan asal-asalan. Begitu juga dengan tempat hiburan malam, seperti karouke, sekarang ini bermunculan ibarat jamur dimusim hujan, bertebaran dimana-mana, bahkan sampai ke pemukiman warga.”

“Kita atur jarak usaha karouke dengan tempat karouke lainnya minimal 1 KM, dan terpenting itu tempatnya harus pada kawasan tertentu saja. Saya akan batasi lokasinya saya sendiri kaget dan takut melihat tumbuh kembangnya tempat usaha karouke di Dumai.”

“Kalau hanya bernyanyi saja nggak apa-apa tetapi jika dijadikan tempat untuk berbuat macam-macam, wah kacau kita, karenanya saya himbau kepada Bapak-Bapak jangan diberikan persetujuan jika di Lingkungan Bapak akan ada karouke, tolak! maaf mereka tidak memikirkan masyarakat yang penting bagi mereka hanya keuntungan semata.”

“Namun yang saya katakan tadi akan terealisasi jika kita masuk kedalam sistem dan menjadi pemangku kebijakan, seperti sekarang ini kita hanya bisa elus dada tidak bisa berbuat lebih, hanya melihat semua kebijakan yang tidak pro rakyat.”

“Insya Allah, semua terpenuhi apabila mendapat kesempatan memimpin Dumai kelak, saya akan tuangkan pemikiran serta kerja keras untuk kemaslahatan warga Dumai, dan sesuai dengan prinsip saya “Jabatan adalah Amanah bukannya Anugerah” pungkas Suriyanto.***(RPC)

Pewarta : Zainal Arifin

Editor : lsmail A. Azis

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed