oleh

Sungai Masjid Jalur Masuk Arang Rupat Pada Malam Hari

Riauperistiwa.com Dumai Kegiatan di pelabuhan rakyat (Pelra) Sungai Mesjid Purnama digunakan untuk bongkar muat arang dimalam hari, seolah ada yang dihindari dan disembunyikan dari instansi di Dumai.

Pada malam Selasa (21/5) tepatnya pukul 21.00 Wib diketahui adanya arang dari Rupat yang diangkut memakai kapal kayu pada malam itu. Kapal pengangkut arang itu berlabuh di pelabuhan rakyat Sungai Masjid Kecamatan Purnama.

Pada saat malam itu juga awak media mencoba bertanya langsung kepada si pekerja arang berinisial D, mengenai aktifitas bongkar muat arang itu. Si pekerja arang itu mengatakan, dirinya hanya sebagai pekerja disitu.

” Saya hanya pekerja saja pak, dan arang ini datangnya dari Rupat sebanyak sembilan Ton Pak. Kalau pemiliknya saya tidak tahu, apa lagi mau di bawa kemana arang ini pun juga saya tidak mengetahuinya Pak. Yang saya tahu sampai arang disini hanya di tumpukan ke gudang ini saja Pak,” Ungkap si penjaga gudang arang itu.

Kalau banyaknya arang yang masuk ke Dumai ini dari Rupat 9 ton, berarti bahan yang di gunakan untuk arang ini yakni kayu bakau berapa pula jumlahnya. Lalu apakah arang kayu bakau yang tumbuh di pinggir pantai untuk menahan abrasi dan ekosistim di pantai sudah di babat oleh si pengusaha arang untuk bisnisnya.

Atau si pengusaha arang ini ada lahannya sendiri untuk penanaman bakau. Polhut Provinsi Riau, agar bisa memproses si pengusaha arang ini, dari mana bahan baku arang yang masuk ke Dumai jumlahnya mencapai 9 ton.

” Dan izin apa yang mereka miliki untuk bahan pembuatan arang itu. Atas kejadian ini semoga pihak Dinas terkait bisa memberi informasi ini ke masyarakat luas, agar semua tahu bawasanya kayu bakau kita di bibir pantai itu tidak di pergunakan oleh orang tertentu untuk bisnisnya, ” Ucap salah seorang warga Dumai yang tidak mau namanya di publikasikan.

Sumber : Surya24.com

Editor : Ismail Abdul Azis

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed