oleh

Siapa dan Kenapa Mesti Ahmad Martulius

Riauperistiwa.com Dumai Pastinya ada masyarakat yang bertanya, apa dan siapa Ahmad Martulius dan kenapa mesti dia. Tidak bisa dipungkiri pertanyaan tersebut pastinya suatu saat akan terlontar dari mulut warga yang tidak mengenal siapa sebenarnya beliau. Perlu ada suatu alur cerita utuh untuk masyarakat agar tahu siapa sebenarnya dan apa kapasitas dan potensi yang dimilikinya. Sehingga berani mencalonkan diri sebagai Bakal Calon (Balon) Walikota Dumai periode akan datang.

Masyarakat pantas tahu dan ceritanya berawal, bahwa Dumai adalah salah satu Kota yang memang dipersiapkan oleh lbu Pertiwi sebagai basis penopang ekonomi Nasional. Asumsi ini tidak berlebihan karena jika menilik pendirian awal Dumai menjadi sebuah Kota Madya, banyak sekali kekurangan serta perjuangan yang maha berat.

Namun oleh beberapa orang saat itu, tidak ada yang mustahil ibarat sebuah pepatah asal ada kemauan disitu ada jalan, dan berjuanglah mereka. Singkat cerita pada akhirnya apa yang mereka perjuangkan dengan menjadikan Dumai, Kota Madya tercapai. Tidak berlebihan jika mereka menjadi tokoh yang paling berjasa dalam perjalanan sejarah Kota Dumai meski pada akhirnya tidak sebanding yang mereka perbuat dengan apresiasi yang didapat.

Ternyata salah seorang pejuang Repormasi tersebut menjadikan Dumai sebagai Kota Madya, Ahmad Martulius rupanya. Beliaulah bersama rekan-rekan seperjuangan, dengan semangat dan modal seadanya atau boleh dikatakan nekad, namun didorong semangat repormasi agar ke depannya Dumai lebih baik. Tanpa berharap pamrih perjuangan itu membuahkan hasil, namun mirisnya banyak Warga Dumai tidak tahu persis sejarah awal berdirinya Dumai, dan siapa sosok-sosok penting sehingga Dumai bisa seperti sekarang.

Ada dugaan upaya untuk mengaburkan sejarah dan menghilangkan jasa tokoh-tokoh tersebut Dugaan itu bukan penilaian tendensius, mari kita bertanya apa apresiasi yang mereka dapatkan selama ini. Padahal buntut dari gerakan Repormasi yang mereka gagas secara bersama-sama kini menjadikan Dumai memasuki babak baru dalam mengisi pembangunan. Dengan modal APBD yang dikelola pemerintah secara otonomi, perekonomian Kota Dumai perlahan-lahan mampu memberikan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Dumai.

Rangkaian sejarah itu diutarakan seorang tokoh muda Dumai Arlis S. Sos kepada awak media RPC Rabu (20/11/2019) “Sudah sepantasnya kita masyarakat Dumai memberikan apresiasi jika perlu reward khusus sebagai bentuk ungkapan rasa terima kasih kepada Tokoh-Tokoh tadi, dan salah satunya Ahmad Martulius. Sebagai pejuang Repormasi yang membidani terbentuknya Kota Madya Dumai yang kita cintai ini bersama rekan seperjuangannya.” papar Arlis, setelah menceritakan sejarah berdirinya Kota Madya Dumai.

“Bukan suatu kebetulan jika beliau tampil, malahan menjadi suatu kepantasan ikut didalam suksesi pilkada Dumai kelak. Saat inilah memulai keberanian  memberikan penghargaan kepada orang-orang yang berjasa dan berbuat demi Kota Dumai. Setidaknya dengan semangat Repormasi yang dimiliki didukung oleh filosofi mejadikan Dumai lebih baik menjadi modal utama dan berharga, sepantasnya kita mesti memberikan peluang itu”. terang Arlis menambahkan.

“Setelah 4 periode kesempatan kita berikan kepada Kepala Daerah yang berasal dari Birokrat, nilailah secara objektif apa yang ada sekarang. Pantas dan wajar bila Ahmad Martulius tampil, karena beliau bukan sekadar sosok ingin bertahta atas nama sebuah kekuasaan, tetapi dilandaskan pengabdian tulus dan ikhlas agar Dumai kedepannya lebih baik, sebagaimana ketika beliau berjuang mewujudkan Dumai menjadi Kota Madya.”

“Estafet regenerasi mesti terwujud dan sekarang saatnya,

salah satu sosok  yang mesti diberikan porsi lebih adalah Ahmad Martulius. Tidak berlebih apabila sosok satu ini layak diperhitungkan untuk suksesi Walikota Dumai mendatang dan tepulang kepada masyarakat untuk menilai dengan bijak dan berpikir demi kemajuan Dumai kelak, karena masa Depan Dumai ada ditangan kita semua.” terang Arlis akhiri pembicaraan seraya berpamitan.***(RPC)

Pewarta : Zainal Arifin

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed