oleh

Sekolah Dibawah Kemenag Riau Terapkan Muatan Lokal Pendidikan BMR

Mulai tahun depan atau 2021, seluruh sekolah yang ada dibawah naungan Kantor wilayah (Kanwil), Kementerian agama (Kemenag) Riau, akan menerapkan pelajaran muatan lokal pendidikan Budaya Melayu Riau (BMR).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Riau, Dr H Mahyudin MA mengatakan, pendidikan BMR dinilai dapat memperkuat keberadaan madrasah pada semua jenjang pendidikan di Riau. Hal ini selaras karena dasar nilai Melayu itu adalah Islam yang juga menjadi dasar aktivitas madrasah.

“Mulai semester depan atau tahun depan, BMR sudah dapat dilaksanakan di sekolah dalam lingkungan Kanwil Kemenag Riau,” kata Mahyudin, Kamis (17/12/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, Melayu identik dengan Islam, sedangkan orientasi madrasah adalah pendidikan Islam. Dengan memasukkan pendidikan BMR, madrasah di Riau berupaya langsung menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan masyarakat Riau.

“Tentunya, hal ini juga bisa berarti sebaliknya yakni bagaimana keislaman masyarakat Melayu menjadi sumber pengetahuan yang diajarkan kepada siswa,” ujarnya.

Menurut Mahyudin, keberadaan pendidikan BMR sebagai mata pelajaran di madrasah tidak masalah. Sebab, ketentuan yang mengatur hal itu dalam lingkup pendidikan muatan lokal telah ada baik dikeluarkan Kemenag maupun Kemendikbud.

“Jadi sudah ada aturannya tentang pendidikan muatan lokal, untuk itu tidak ada masalah,” katanya.

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed