oleh

Rombongan Koordinator Unjuk Rasa Di PT EUP Resmi Laporkan Rencana Aksi Ke Polres Dumai

Dumai (Riauperistiwa.com) – Perwakilan masyarakat mengatasnamakan dirinya Aliansi Perjuangan Hak Masyarakat Dumai (APHMD) Senin (15/03/2021) terlihat mendatangi Mapolres Dumai. Kedatangan rombongan tesebut bermaksud menyampaikan rencana aksi unjuk rasa di area kerja PT Energi Unggul Persada (EUP) di Kelurahan Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan.

Sebagaimana dikatakan Ali Syamsurizal kepada awak media sebelum memasuki ruangan lntelkam, pagi ini kita datang ke Mapolres untuk memberitahukan rencana aksi unjuk rasa di PT EUP. Aksi tersebut rencananya akan dilakukan Senin depan hari ini kita lapor dulu kita ikuti prosedural, artinya menunjukkan bahwa kita sebagai warga yang baik yang patuh akan hukum.

“Atas nama APHMD kita akan laporkan rencana aksi unjuk rasa di PT EUP, aksinya sendiri kita agendakan minggu depan, tepatnya Senin (22/03/2021) dan tindakan ini sembari menunjukkan bahwa kita sebagai warga negara yang baik yang patuh dan taat terhadap aturan yang berlaku”. ungkap pria yang akrab disapa Ali tersebut.

Tambahnya “Aksi ini dilatarbelakangi persoalan tanah yang menimpa Sdr Zailani, seperti diketahui sebelumnya lahan tersebut yang telah ditanami sawit dan berisi plang kuasa hukum dirusak dengan mengunakan alat berat Beko dan pengakuan Operator ia diperintah salah seorang Manajemen perusahaan, dan persoalan ini telah kita laporkan ke pihak Polres”. ujar Ali.

Kurnia yang turut hadir ke Mapolres kepada awak media mengiyakan apa yang disampaikan Ali, dan tambahnya setelah ini kita berbagi tugas, sebahagian ke Pekan Baru menemui Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau, tujuannya meminta penjelasan sejauhmana perijinan terkait Amdal PT EUP, dan sebahagian lain menyurati Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terkait perijinan dan satunya lagi DLH Kota Dumai.

“Tujuan kita Mapolres ini seperti di sampaikan Ketua Ali, dan setelah ini sebahagian dari kita yang ada disini akan ke Pekan Baru untuk ketemu Kadis DLHK Provinsi, dan yang tinggal akan menyurati beberapa Dinas yang ada kaitannya dengan persoalan ysng kita hadapi, ya seperti Dinas DPMPTSP terkait perijinan serta DLH menyangkut AMDAL”. papar Ketua LSM Indonesia Corruption Watch (ICW) Kota Dumai tersebut.

“Untuk aksi unjuk rasa nanti Sdr Ali dan saya sendiri akan bertindak sebagai Koordinator, disamping itu dibantu oleh Sdr Ahmad Maritulius, Sdr Ahmad Jony Marzainur, Sdr Edi Zulfan, Sdr Eko, serta Sdr Zainal Arifin mereka semua ikut bertandatangan dan pagi ini juga ikut hadir, aksi itu nanti juga akan diikuti adik-adik elemen Mahasiswa dan beberapa kelompok masyarakat”. sebutnya.

Zailani selaku pihak yang merasa dirugikan karena tanahnya yang telah ditanami sawit yang telah luluh lantak dibabat perusahaan juga terlihat hadir pagi itu. Ia berharap persoalan ini segera tuntas dan akan berjuang sampai titik darah penghabisan, karena itu memang hak yang wajib untuk dipertahankan buat kawan-kawan yang turut membantu ia ucapkan terima kasih semoga semuanya lancar.

“Selain koordinator lapangan, Zailani pemilik lahan yang dirusak juga turut mendampingi dan ia berharap semoga persoalan ini cepat selesai, kita hanya mempertahankan apa yang menjadi hak kita. Persoalan ini memang sudah di laporkan ke Polres, namun rencana aksi tetap kita lakukan agar semua orang tahu masih banyak persoalan terjadi dan perlu segera diselesaikan”. tutur pria akrab disapa Zai tersebut.

Lanjutnya “Hal ini sejalan pula dengan instruksi Bapak Presiden Jokowi dalam memberantas mafia tanah ditanah air secara Nasional. Karena kami beranggapan dalam persoalan yang terjadi sekarang diduga ada turut campur pihak lain, dan katakanlah mafia tanah yang selama ini menghantui setiap ada pembebasan lahan selalu saja timbul, dan keberadaan mafia tanah diyakini telah lama bercokol di Daerah Kecamatan Sungai Sembilan”.

“Semoga gerakan ini menjadi pembuka jalan bagi Satgas Anti Mafiatanah dalam membuka kasus lain yang diyakini belum terungkap. Sebenarnya kita berharap ada itikad dan niat baik dari perusahaan untuk menyelesaikan namun sampai sekarang belum ada tindakan tersebut dan tentu hal itu sangat kita sayangkan”. tutup Zai kepada awak media***(Tim)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed