oleh

Relawan Caleg DPRD Provinsi Ditokok Panwaslu Sungai Sembilan

Riauperistiwa.com Dumai Beberapa hari yang lalu, Solikhin Dahlan Calon DPRD Provinsi Riau dari Partai PKB terkejut dengan adanya pengaduan dari salah satu Relawannya diduga di tokok (dipukul) oleh Ketua Panwaslu Kecamatan Sungail Sembilan Kota Dumai inisial (D), menggunakan contoh kertas Surat Suara.

Relawan yang diduga di tokok Ketua Panwaslu tersebut adalah inisial (I) dikediamannya. Saat dikonfirmasi kepada Ketua Panwaslu Kecamatan Sungai Sembilan (D) via selulernya terkait kebenarannya mengatakan, bahwa Calon DPRD Riau Solikhin Dahlan melakukan kampanye tanpa Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dari pihak Panwaslu.

“Solikhin melakukan temu ramah dengan masyarakat di dua titik di Kecamatan Sungai Sembilan. Lokasi pertama dirumah (i) yang merupakan rumah mertua saya, dan lokasi kedua dirumah warga Gang Pala RT 15 Kelurahan Tanjung Penyembal. Diwaktu kami menemui Solikhin dilokasi kedua, beliau tidak dapat menunjukkan STTP. Solikhin berdalih bahwa ia melakukan kunjungan sebagai Anggota Dewan, menyerap Aspirasi masyarakat.” beber Ketua Panwaslu Sungai Sembilan.

Menurut (D), mendengar begitu, Dia bersama Pengawas Kelurahan dan Desa kembali kelokasi Pertama di kediaman rumah mertuanya, disitu ada (i) yang merupakan keponakan D.

” Didalam rumah tersebut, kami melihat berserakan ratusan lembar kertas contoh surat suara yaitu contoh surat suara Solikhin Dahlan dan Kartu nama. Mengenai katanya saya menokok/memukul (i) itu tidaklah kuat, sebab (i) adalah merupakan keponakan saya, dan (i) ketika ditanyai penyampaian tak jelas, dan saya tidak tau jika keponakan saya adalah Tim Sukses Solikhin,” terang (D).

Menurut D, Dia tidak merasa memukul (i) dengan kuat, itu hanya sebagai peringatan, itupun dengan kertas contoh surat suara. ” Setau saya (i) adalah Saksi di TPS, karena pernah di Bimtek, menjadi saksi Partai PKS. Jika begitu, kami akan menyurati Solikhin.” tandas Ketua Panwaslu Sungai Sembilan via selulernya.

Pernyataan Ketua Panwaslu Sungai Sembilan (D) ditanggapi Solikhin Dahlan Calon DPRD Provinsi Riau dari Partai PKB melalui Kuasa Hukumnya Hotland Thomas Sianturi, SH & Partners kepada awak Media. Bahwa salah satu Relawan Kliennya diduga di tokok (dipukul) oleh Ketua Panwaslu Kecamatan Sungai Sembilan.

“Dalam aturan dan UU Pemilu, tidak ada menuangkan bahwa Bawaslu maupun Panwaslu ketika menemukan pelanggaran terhadap Calon, melakukan tindakan kekerasan. Nah tindakan anarkis Panwaslu tersebut sudah diluar ranahnya sebagai Pengawas Pemilu,” ungkap Hotland, Senin (15/04/2019) dalam Konfrensi Pers nya.

Jika ada pelanggaran terhadap para Calon, kata Hotland, yang dilakukan oleh Panwaslu adalah menyurati ke Bawaslu serta ke Calon DPRD dan juga Partai. Bukan melakukan tindakan anarkis. ” Kalaupun Solikhin salah, kan ada sanksi administrasi,” beber Hotland.

Menurut keterangan (i) saat dikonfirmasi, bahwa ia ditokok/dipukul dikediaman rumahnya dihapan ramai orang dirumah tersebut. ” Tentunya ini membuat malu klien kita. Saat ini kita sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk menindaklanjuti keranah hukum,” tegas Hotland Thomas SH. (TIM)

Sumber : Hotland Thomas, SH. Editor : PRC.

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed