oleh

Ratusan Warga Kelurahan Bumi Ayu Melakukan Aksi Demo di Pengadilan Negeri Dumai

Riauperistiwa.com, – Ratusan warga RT 13, 14, 15 dan RT 16 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan menuntut pembatalan eksekusi lahan dengan cara melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Kelas I A Dumai, Selasa (18/9/2018).

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan persengketaan tanah antara masyarakat Bumi Ayu dan Barita Simbolon. Mereka mempertanyakan putusan pengadilan yang memenangkan Barita Simbolon atas 13 hektar lahan yang ditempati oleh masyarakat di RT 13, 14, 15 dan RT 16 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan.

Keputusan pengadilan yang memenangkan Barita Simbolon juga dipertanyakan oleh warga karena posisi tanah yang disengketakan tersebut merupakan salah satu kawasan konsesi tanah pemerintah yang hak pengelolaannya diberikan kepada PT Chevron.

“Kami semua masyarakat siap angkat kaki kalau memang putusan pengadilan memenangkan pihak Chevron karena kami tahu tanah yang kami tempati merupakan tanah sengketa milik negara yang hak pengelolaannya berada di tangan PT Chevron dan Pertamina, bukan dimiliki oleh perorangan seperti Barita Simbolon,” kata salah seorang orator demo di depan Kantor Pengadilan Negeri Dumai.

Panitera Pengadilan Kelas I A Dumai kepada wartawan mengatakan perkara sengketa lahan itu telah bergulir sejak tahun 1994 antara Barita Simbolon dan Dja’far selaku penggugat dan 30 masyarakat selaku tergugat yang saling mengklaim lahan tersebut, bahkan PT Chevron Pacifik Indonesia (CPI) ikut membantah atas gugatan.

“Hari ini rencananya kita akan melakukan rapat koordinasi sita eksekusi lahan yang dimenangkan oleh Barita Simbolon, karena masyarakat tahu jadi mereka datang kesini dan kita menunda rapat koordinasi,” terangnya.

Pantauan di lapangan, masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa juga memaksa perwakilan Kecamatan dan pihak Kelurahan Bumi Ayu yang rencananya akan mengikuti rapat sita eksekusi meninggalkan Pengadilan.

Bambang / RP

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed