oleh

Progres 90%, Jembatan Parit Tujuh Rampung Akhir November 2018

Riauperistiwa.com, – Proyek pembangunan jembatan parit tujuh (7) sudah hampir rampung, tampak rangka – rangka baja terhubung kokoh membentuk jalur penyebrangan.

“Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai 90 persen lebih kurang, sekarang sedang dalam pembesian dan penimbunan oprit, target bulan November akhirlah siap keseluruhannya,” kata pengawas lapangan dari pihak pelaksana, Suyatno, Senin (08/10/2018).

Dijelaskannya, ketika sudah siap jembatan secara keseluruhan fungsi batang kelapa yang selama ini dijadikan perancah penyangga memasang rangka baja sampai ke seberang sungai akan dibuang. “Mungkin besok sudah bisa dibuang batang kelapanya kalau sudah siap lantai jembatannya. Jadi jangan salah nilai nantinya soal batang kelapa ini, ini cuma perancah sebagai penyangga ranka bajanya, ” terang Yetno.

Tambah Suyatno, pihaknya sudah maksimal dalam melaksanakan pekerjaan tersebut pihaknya bekerja selalu dalam pengawasan dari pihak Dinas Pembangunan Umum dan Penata Ruang (PUTR) Rohil. Artinya, selama ini pekerjaan itu diawasi ketat oleh pihak Dinas terkait.

“Kita diawasi terus, ini pengawas PU sampai tinggal di kamp kita, mungkin karna heboh diberita kemaren yang katanya tidak diawasi, pedahal kan ada pengawasnya.” tutur Suyatno.

Dalam waktu dekat dapat dipastikan jalan lintas pesisir Sungai Rokan dari Bundaran Elang menuju jembatan pedamaran sudah bisa dilewati masyarakat, sebagai mana rencana awal bahwa dengan adanya jalur alternatif dapat menguragi padatnya lalulintas disaat- saat tertentu.

Selain sebagai jalan alternatif, jalan lintas pesisir Sungai Rokan, Bagansiapiapi merupakan jalur mempersingkat waktu lalulintas dari desa Pedamaran Kecamatan Pekaitan ke- kota Bagansiapiapi.

Sebelumnya, sejak beberapa tahun dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) jalan tersebut belum bisa difungsikan sebagaimana mestinya hal itu dikarenakan terputus jalur oleh dua anak sungai.

Terpisah, informasi yang dihimpun Proyek jembatan parit tujuh (7), Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 anggaran Rp 15.044.631.000 dengan pelaksana PT. Cahaya Kurnia Riau.

adv / RP

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed