oleh

Polres Dumai Gencar Berantas Judi Mesin Dan Ciduk 7 Pelaku

Dumai (Riauperistiwa.com) – Polres Dumai melalui Tim Opsnal (Operasional) Sat Reskrim (Satuan Reserse dan Kriminal) berhasil meringkus pelaku perjudian, pelaku dibekuk karena tertangkap tangan sedang bermain judi Permainan Mesin Jenis Burung Merak. Kejadiannya berlaku pada Jum’at malam (13/11/2020) sekira pukul 20.30 WIB. di Jalan Soekarno Hatta RT 010 Kelurahan Bukit Nenas, Kecamatan Bukit Kapur, dan dalam kejadian tersebut terciduk 7 (Tujuh) pelaku.

Ketujuh pelaku yang berhasil diamankan dan salah satunya adalah KS Alias RR (54) diduga sebagai penyedia tempat perjudian Permainan Mesin Jenis Burung Merak, sementara 6 (Enam) lainnya diduga sebagai pemain. Bersama ketujuh pelaku, turut diamankan sejumlah Barang Bukti (BB) yakni 1 (Satu) Unit Mesin Judi Permainan Jenis Burung Merak, 1 (Satu) buah Kunci Chip Mesin Judi, 1 (Satu) buah Buku Rekap dan uang tunai sejumlah Rp. 580.000.00,-

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira, S.I.K, M.H didampingi Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Fajri, S.H, S.I.K dan Kanit Tipidter IPDA Kanzi Fathan, S. Trk kepada awak media saat Pers Release bebetapa wamtu lalu menjelaskan, “Penangkapan berawal dari adanya laporan dan lnformasi dari Masyarakat sekitar. Menindaklanjuti aduan tersebut dilakukan penyelidikan sekaligus penggrebekan di sebuah Rumah di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Bukit Nenas, Kecamatan Bukit Kapur tepatnya di RT. 010”.

Para tersangka dan seluruh BB telah diamankan di Mapolres Dumai guna menjalai proses pemeriksaan lebih lanjut, atas perbuatannya KS Alias RR (54) di kenakan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman penjara selama 10 (Sepuluh) Tahun. Sementara untuk tersangka lain akan dikenai Pasal 303 Bis Ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan selama 4 (Empat) tahun,” ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter Polres Dumai.

Gencarnya aparat Kepolisian mengerebek lokasi perjudian jenis mesin ketangkasan, apakah ada kaitan dari pengaduan sebuah Media Online. Karena sebelumnya pernah diberitakan, Media Online lnfestigasi.com melaporkan ke Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) RI. Laporan itu terkait maraknya jenis perjudian mesin ketangkasan di Daerah pinggiran Kota Dumai serta penampungan Minyak CPO Ilegal atau Mafia CPO.

Laporan tersebut direspon Kementerian Polhukam RI, melalui Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Kamtibmas Hadi Gunawan SH., SIK. tanggal 13 oktober 2020. Dalam suratnya, tanggal 27 Oktober 2029 Menko Polhukam menyampaikan bahwa pengaduan tersebut di teruskan kepada Mabes Polri/Polda Riau, dengan Progres penanganan untuk di Laporkan kepada Menko Polhukam dalam waktu paling lama 30 hari.***(RPC)



Pewarta : Didin Marican
: Zainal Arifin

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed