oleh

Pengecoran Pondasi Rehab Berat, Puskesmas Bagan Besar Pakai Molen

Riauperistiwa.com Dumai Pengecoran pondasi pada proyek, rehab berat Puskesmas Bagan Besar menggunakan molen kapasitas 1/2 M3 tanpa melalui mobil ready mix, dan patut dipertanyakan karena saat ini seluruh pengecoran dengan sistem Batching Plant.

Proyek bernilai 6.420.484.255 miliar dengan kontraktor pelaksana CV. Budi Permai, pantauan di lapangan, tidak ada bangunan yang di rehab, karena bangunan lama di bongkar habis dan di bangun baru, dari judul proyek saja telah salah, bukan rehab tapi bangunan baru.

Konsultan pengawas CV. Duta Prima Consult ketika di konfirmasi Selasa, 24 September 2019 terkait speck K berapa yang dipergunakan dalam proyek tersebut dan kenapa menggunakan molen. Bagaimana teknis untuk campuran pasir,  kerikil dan semen, menghitung K berapa H. Dodi enggan memberikan keterangan.

Menurut H. Dodi dirinya bertugas hanya mengawasi pekerjaan dan bukan untuk menjawab pertanyaan wartawan. Namun, kalau di perintahkan dan di ijinkan Dinas Kesehatan untuk memberikan keterangan, maka dirinya baru bersedia memberikan penjelasan. Kendati proyek ini di awasi Tim TP4D Kejaksaan Negeri Dumai, media bisa saja tidak yakin dengan dengan pengawasan yang dilakukan TP4D.***

Sumber : Infestigasi.com

Editor : Riauperistiwa.com

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed