oleh

Parkir Liar Semakin Merajalela, PERWAKO Dumai Tentang Retribusi Parkir Tak Kunjung Terealisasi

Riauperistiwa.com, –  Mendekati setahun pasca rapat antar instansi, terkait Peraturan Walikota Dumai Nomor 11 Tahun 2017 tentang Petunjuk Pelaksana Peraturan Daerah Kota Dumai Nomor 5 Tahun 2014, tentang Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum, Rabu(10/5) Tahun 2017, di ruang rapat lantai II Dinas Perhubungan Kota Dumai, sampai detik ini belum ada tanda-tanda pergerakan untuk ditindaklanjuti hasil rapat tersebut.

Rapat dipimpin oleh Asnar, AP. MSi. yang saat itu menjabat sebagai Pelaksana Tugas beserta jajaran yaitu Kabid Lalin Anton Budi Dharmav, Kasi Rekayasa Lalin Firman, Said Effendi Kabid Pelayanan Dan Perizinan pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta beberapa instansi terkait lainnya.

Lamanya implementasi dan realisasi Perwako tersebut oleh Dinas Perhubungan Kota Dumai yang saat ini sudah secara defenitif jadi dibiarkan. Hal ini berdampak pada supremasi hukum berkaitan pemunggutan retribusi parkir di pinggir jalan yang bermuara pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpotensi kehilangan ratusan juta bahkan tidak menutupi kemungkinan mencapai milyaran.

Tentunya hal ini sangat disayangkan, potensi PAD yang begitu nyata dan potensial hilang karena  sesuatu yang tidak kita mengerti selaku orang awam. Kenapa hal ini bisa terjadi dan terkesan Kepala Dinas seperti tidak mempedulikan potensi ini. Padahal di lapangan tetap saja juru parkir melakukan kutipan tanpa legalitas yang sah dari instansi terkait dan diduga dikoordinasi oleh oknum -oknum tertentu.

Untuk itu, selaku masyarakat Dumai kita sangat prihatin. Ketika diminta pendapat salah seorang tokoh Pemuda, M. Yunus, (25/8) terkait persoalan tersebut mengatakan, “Ada indikasi persoalan ini sengaja dibiarkan berlarut-larut karena syarat akan kepentingan,” ujarnya tanpa merinci lebih jelas.

Ketika hal ini ingin dikonfirmasikan lebih lanjut kepada Kadishub kota Dumai, beberapa kali awak media mendatangi kantor yang berlokasi di Jalan Soebrantas, namun yang bersangkutan tidak pernah ada di tempat.(ZA)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed