oleh

Masyarakat Berharap” Sekda Terpilih, Kelak Jangan Lagi Dicokok KPK.”

Riauperistiwa.com Dumai Sejak ditetapkannya M.Nasir sebagai tersangka Korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Maka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai menjadi kosong dan untuk sementara waktu dijabat oleh Plt. Hamdan Kamal.

Kekosongan Jabatan Sekda tidaklah elok bagi Pemerintahan suatu Daerah karena diibaratkan Restoran, Sekda adalah kokinya. Bayangkan jika Restoran tidak memiliki koki apa jadinya menu makanan yang akan disantap tentu kacau balau rasanya.

Sekda menjadi jabatan tertinggi dalam kedudukannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di dalam sebuah Pemerintahan Daerah. Beberapa waktu lalu Pemko Dumai membuka pendaftaran bagi ASN yang ingin ikut tes jabatan Sekda.

Dari informasi yang didapat ada 5 orang calon yang lulus administrasi dan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.

Ke 5 calon itu adalah Suryanto, Hendri Sandra, Syafranep, Herdi Salioso dan terakhir Efridarson.

Mendengar perbincangan di warung kopi dari ke 5 nama itu ada satu kandidat kuat yang digadang – gadang untuk menduduki jabatan strategis tersebut. Namun siapapun yang terpilih semoga yang terbaik dan tidak ada unsur kedekatan apalagi politis.

Maka harapan kita Walikota Dumai Zulkifli AS dalam menentukan siapa yang kelak menduduki jabatan Sekda mestilah berdasarkan kelayakan dan kepatutan. Sebagaimana harapan Iwan warga Dumai yang juga Penggurus FKPPI kepada awak media Sabtu (18/5/2019).

“Semoga figur Sekda terpilih harus memiliki track record yang baik, berpengalaman, bersih, dan yang terpenting jangan sampai digarap KPK lagi.” Ungkapnya. Apa yang menjadi harapan Iwan tentu juga menjadi harapan sebahagian besar masyarakat Dumai.

Disinilah kearifan seorang pemimpin akan terlihat apakah mengutamakan kepentingan orang banyak, golongan atau pribadi. Tapi yang mesti diingat Ibarat pepatah jangan sampai pisang berbuah dua kali cukup M.Nasir saja ditahan KPK, hanya keledai terperosok dilubang yang sama.

Penulis : Zainal Arifin.

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed