oleh

Mafia CPO dan BBM llegal Menjamur, Alamak Hukumnya Mana ?

Riauperistiwa.com Dumai Mafia penampungan minyak kelapa sawit Crude Palm Oil (CPO) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar yang lazim disebut ‘kencing” diduga ilegal semakin menjamur dan subur di Kota Dumai.

Parahnya lagi, penampungan dan penimbunan CPO dan BBM ilegal tersebut justru akhir – akhir ini semakin menjadi – jadi,  terkesan tak tersentuh aparat hukum atau istilahnya “kebal hukum.”

Kencing minyak sejenis minyak mentah, cpo, solar dan premium, yang terbuka dan pastinya ilegal banyak beroperasi di Bagan Besar Jalan Lintas Dumai – Duri dan ada juga beberapa di Jalan Perwira berdekatan dengan Kantor DPRD Dumai.

lnformasi gudang yang berada dari Dumai sebelum Tempat  Pemakaman Umum (TPU) Marga Sarana Bagan Besar, dari pantauan dilapangan Jumat (07/09/219), Mobil Tanki yang biasa mendistribusikan BBM jenis Premium dan Solar bersubsidi, keluar masuk untuk diduga “kencing”

Semestinya mereka langsung menuju Pom Bensin (SPBU) di wilayah Riau, kerap mampir dahulu kesana dan diduga melakukan “kencing.”

BBM yang diperoleh dari cara ilegal dan diperkirakan dapat merugikan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bersubsidi

prakteknya tidak terciduk aparat penegak hukum.

Terlihat mobil tanki Pertamina silih berganti masuk lokasi penampungan (mafia) tidak hanya jenis premium dan solar bersubsidi, namun terlihat juga mobil tanki CPO turut singgah di sejumlah tempat penampungan mafia untuk tranksaksi BBM.

Tidak berkutiknya aparat hukum terhadap kegiatan mafia BBM karena kuat dugaan dibacking  sejumlah oknum aparat.

Seperti ungkapan nara sumber   “ Praktek kencing BBM ilegal sangat merugikan, karena minyak seperti bensin dan solar subsidi ditampung mafia, diduga distributor BBM ilegal. Adapun modus operandi meluluskan praktek ilegal tersebut yakni menggunakan Dokumen “Mendompleng” kontrak MIKO (Minyak Kotor) padahal yang di kirim BBM ilegal.” ujarnya.*(Tim)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed