oleh

Luthfi Hendra di Duga Merugikan Uang Negara

Riauperistiwa.com Dumai DUMAI, (Riauperistiwa.com) – Pegawai Negeri Sipil (PNS ) diwajibkan masuk kerja, Terkecuali hari libur atau sedang cuti. Namun diduga salah satu pejabat dilingkungan pemerintah Kota Dumai dikabarkan jarang masuk Kerja.

Menurut informasi dilapangan dan rekan sekantornya sudah hampir tiga pekan kebelakangan ini tidak masuk ke kantor sebagai mana mestinya.

Luthfi Hendra, yang saat ini menjabat sebagai kepala bagian pengadaan barang dan jasa di pemerintah Kota Dumai yang dikabarkan menghilang dan tidak pernah lagi masuk ke kantor kebelakangan ini.

” Bahkan sempat dihebohkan oleh beberapa media online di kota Dumai. Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Kota Dumai ( DPC PWRI ) yang di Nokodahi oleh Feri Windria merasa gerah terkait tingkah laku Kabag Pengadaan barang dan jasa tersebut yang diduga jarang masuk kerja.

” Ketua DPC PWRI Kota Dumai ketika diwawancari oleh awak media menuturkan,” Seorang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) wajib masuk kerja terkecuali hari libur atau sedang cuti.

” Dengan tidak kehadiran atau jarang masuk kerja tunjungan jabatanya wajib dipertanyakan, Nah yang ditakutkan dengan jarangnya masuk kerja namun tunjungan atau gajinya tidak dipotong sudah tentu sudah merugikan uang negara. Tampa masuk kerja diduga yang bersangkutan menerima gaji full serta tunjungan jabatanya,” ucap Feri Windria.

” Lanjut Feri, meminta agar Badan Kepegawaian dan Pelatihan untuk turum tangan terkait permasalaan ini dan di tindak lanjuti serta diproses,” ucap Feri.

Awak media mencoba untuk menghubungi nomer henpon kepala bagian ( KABAG ) pengadaan barang dan jasa namun sangat disayangi nomer tersebut tidak bisa dihubungi atau tidak aktif.

” Di kabarkan bahwa Lufhfi Hendra Pegawai Negeri Sipil yang di impor dari Kabupaten Bengkalis ke Pemko Dumai beberapa waktu yang lalu.

Feri nenambahkan,” dengan tegas meminta Walikota Dumai, Sekda untuk memanggil yang bersangkutan untuk mempertanyakan terkait persoalan kabag pengadaan barang dan jasa jarang jarang masuk kerja,” tutupnya.***

Sumbr : Mediapesisir

Editor : Ridwan

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed