oleh

Luka Bakar, 1 Diopname, Demo PT DRT Berujung Naas

Riauperistiwa.com BaganApiapi Dua orang warga Kepenghuluan Darusalam Kecamatan Sinaboi  Syafarudin Sitorus (42) dan Joni Iskandar (30), Kamis (2/5) sekitar Pukul 14.00 WIB di larikan rekan mereka ke Pukesmas Sinaboi.

Pasalnya, mereka mengalami luka bakar serius saat bertahan dan menunggu Pak Badod dan Walid koordinator lapangan aksi unjukrasa  warga setempat yang konon  menuntut lahan mereka kepada PT Diamon Raya Timber (DRT).

Belum diketahui asal api ini. Menurut Penghulu Darsualam Rahmad Abdah di dampingi Jumadi Ketua RT 10 Darusalam, naas terjadi ketika warga  melakukan aksi unjukrasa menuntut lahan mereka di areal HPH Perusahaan kayu ini.

Namun aksi dibawah koordinator lapangan pak Badod dan Walid di panggil ke Kantor Camat. Tetapi  sekitar 600 warga bertahan di sebuah Pos (semacam penjagaan) di areal Teluk Dalam, tiba-tiba terjadi kobaran api. ‘’ Kejadianya singkat, tak tahu asal apinya, dua rekan kami jadi korban,’’ Terang Jumadi di dampingi Penghulu Darusalam.

Penghulu Darusalam, Rahmad Abdah menyebutkan memang ada warganya menggelar aksi unjuk rasa damai ke Teluk dalam menuntut hak mereka. Namun koordinator lapangan di panggil bernegoisiasi ke Kantor Camat Sinaboi dan yang tinggal warga pendukung aksi.

‘’ Benar, kejadian ini di tangani Kepolisian, jelasnya tanyakan ke Polisi, tapi ini semua warga saya, bukan warga Dumai, ” ucap Penghulu pengganti antar waktu pasca di tahanya Azhari beberapa waktu lalu menjawab wartawan di luar RSUD Protomo Bagansiapiapi.

Pantauan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Protomo, luka bakar paling parah dialami Syafarudin Sitorus (42) hal ini di perkuat keterangan dr.Suharman dokter jaga Rumah Sakit Plat merah Rohil ini.

Dia menyebutkan luka bakar serius  dialami Syafarudin Sitorus (42) masuk katagori derajad 3 atau 90 persen, disini masih ada keterbatasan.

‘’ Pasien ini luka bakarnya tergolong derajad 3 atau lebih 90 persen harus  di rujuk ke salah satu Rumah sakit di Pekanbaru, sebentar lagi berangkat menunggu surat rujukan. Untuk Joni Iskandar (30) dapat kita tangani, dirawat di sini. Karena luka bakar  warga Darusalam ini berkisar 30 persen, tidak parah ,’’ terang dr.Suharman di sela-sela menyiapkan admistrasi rujukan sementara. Dan rekan-rekan korban terlihat gelisah di karenakan sumber biaya pengobatan di perhitungkan cukup besar.

Kolega kedua korban di mintai keteranganya menyebutkan mereka sekitar 600 orang dari RT 08, RT 09 dan RT 10 menggelar aksi unjukrasa ke Perusahaan pengolahan kayu pemilik HPH. Tetapi ketika aksi berjalan, kordinator lapangan (Pak badod dan Walid) di panggil untuk bertemu, konon di Kantor Camat Sinaboi.

Mereka tetap bertahan di sebuah bangunan berbentuk Pos, ketika itu terjadilah kobaran api yang menyambar 2 teman mereka. ‘’ Tak tahu kami, tiba-tiba terbakar, kami selamatkan teman ini ke Pukesmas di rujuk ke RS Protomo. Kini akan di rujuk lagi ke Pekanbaru, ‘’ ucap rekan-rekan korban yang di dampingi Penghulu dan Ketua RT mereka.****

Sumber  :   Surya24.com / Editor        RPC

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed