oleh

“lpah” Harus Tunaikan Mimpi Almarhum Eko Suharjo Yang Terpenggal

Dumai (Riauperistiwa.com) – Salah satu putera terbaik Dumai itu memang telah tiada, meninggalkan kita untuk selama-lamanya dan banyak cerita tersisa menjadi kenangan tak terlupakan. Meski duka masih menyelimuti, kehidupan tetap berjalan, keinginan dan harapan harus dituntaskan itulah semestinya harus disikapi. Seperti diketahui Eko Suharjo Wakil Walikota Dumai telah menghadap kepada sang penciptanya Rabu (25/11/2020) sekira Pukul 02.15 WIB di RS Awal Bros Pekan Baru. Setelah berjuang dan berkutat melawan penyakit yang di deritanya beberapa minggu terakhir namun akhirnya takdir berkata lain Tuhan lebih menyayanginya.

Ada satu hal sampai sekarang, sulit membuat kita melupakan sosok Almarhum Eko Suharjo karena keinginannya, karena tekadnya, karena niatnya yang kerap ia lontarkan “Saya ini anak Dumai, lahir di Dumai, besar di Dumai, matipun nanti saya pasti dikuburkan di Dumai, ditanah kelahiran saya dan Kota yang sangat saya cintai ini”. Itulah penggalan kata-kata selalu disebutnya, dan setelah kepergiannya apabila kita renungkan maka kalimat tersebut membuat kita terenyuh, sedih dan terharu. Representasi kalimat itu ternyata sangat sederhana sekali, “Sebagai seorang putera Daerah ingin mengabdi dan berdedikasi terhadap tanah kelahiran serta Masyarakatnya sampai ajal menjeput”.

Ternyata niat, keinginan dan bisa dikatakan Doa seorang Eko Suharjo untuk mengabdi di tanah kelahirannya sampai akhir hayat diijabah oleh Allah SWT Amiin, semoga diterima amal ibadahnya. Almarhum telah tuntaskan sebahagian mimpinya, namun masih ada tersisa “Duet” bersama Syarifah, juga anak kelahiran Dumai untuk membangun dan mengabdi agar Dumai menjadi lebih baik lagi ternyata belum kesampaian. jika sebelumnya kerja berat dan tanggungjawab itu mereka akan pikul bersama, namun kepergian Eko Suharjo sebabkan “lpah” panggilan akrab Syaripah untuk tunaikan sendiri tugas mulia itu.

Menyikapi kondisi terkini seorang Ahmad Khadafi dari Tim Relawan ESSA, kepada awak media Kamis (26/11/2020) berharap banyak kepada lpah untuk tetap semangat dan tidak menyerah kepada keadaan. Harus kuat, Tim Relawan ESSA tetap solid mendukung dan bekerja seperti biasa dan apa yang menjadi cita-cita bersama Almarhum Pak Eko Suharjo wajib di realisasikan. Mimpi itu harus jadi nyata, meskipun Pak Eko tidak bersama kita lagi, buat ia bangga dan tersenyum karena kita tunaikan niat mulia beliau, yang ingin jadikan Dumai lebih baik lagi.

“Saya harap lpah tetap semangat dan tidak putus asa, meski masih suasana berduka kita tetap bekerja seperti biasa untuk tunaikan apa yang menjadi keinginan Almarhum Pak Eko bersama lpah tercapai. Buat Pak Eko bangga dan tenang di alam sana, kami dari Tim Relawan ESSA tetap seperti semula bertekad memenangkan Paslon nomor 2 yaitu Eko-Syarifah meski faktanya Pak Eko telah tiada. Mimpi itu hanya lpah yang bisa tunaikan, karena tinggal lpah seorang Calon Wakil Walikota ataupun Walikota anak kelahiran Dumai. Buat sejarah dan lpah pasti bisa, karena itulah kami gelar “Srikandi” dan itu bukan calang-calang gelar, ini saatnya”. ujar pria berperawakan besar itu.

Husni Husin atau akrap disapa ayah, sampaikan pesan tak jauh beda “Ayah harap lpah tetap semangat, kita tunaikan niat Pak Eko seperti keinginannya agar Dumai, tempat kito ini lebih baik lagi dari yang ado sekarang, Ayah yakin lpah bisa”. harap Ketua Relawan ESSA. Def, satu lagi sosok penting dari Tim Relawan ESSA yang duduk disamping meng’Amini harapan itu, serta menambahkan “Tujuan tetap seperti awal, Tim disini berjuang demi kemenangan pasangan “ESSA” Eko-Syarifah, dalam waktu dekat kita rapat dan konsolidasi lmternal menyikapi situasi terkini pasca tiadanya Pak Eko untuk mengambil langkah-langkah strategis dan kebijakan dalam meraih kemenangan”. tutupnya.***(RPC)



Pewarta : Zainal Arifin
Editor : Didin Marican

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed