oleh

Lagi, Lagi Dan Lagi Embung di Lokasi PT Pelindo (Persero) 1 Cabang Dumai Renggut Korban Jiwa

Riauperistiwa.com Dumai Embung atau Waduk yang berada di tanah milik PT Pelindo (Persero) 1 Cabang Dumai kembali memakan korban jiwa. Embung yang berlokasi di Jalan Tarikat, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur itu kali ini menewaskan seorang bocah bernama llham Nur (10) warga sekitar, tepatnya Gg. lkhlas, Mardeka Baru. Korban kala itu  sedang bermain dan berenang bersama rekan-rekannya, tepatnya pada Kamis siang (02/01/2020) sekira pukul 12.00 WIB.

Menurut informasi di lapangan korban berenang bersama-sama, namun saat menyelam tidak muncul-muncul ke permukaan, bahkan teman-temannya pun tak mengetahui apa penyebabnya korban menghilang. Mengetahui korban tidak muncul ke permukaan, tak menunggu lama teman korbanpun spontan berteriak meminta pertolongan, sehingga warga berdatangan ke lokasi.

Sempat kesulitan mencari korban oleh warga setempat, dengan bantuan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) pada akhirnya kurang lebih satu jam korban berhasil ditemukan dan di evakuasi. Sempat melakukan pertolongan pertama dengan memberikan nafas buatan namun apa daya nyawa korban tidak terselamatkan. Sebelumnya seorang anak bernama Jack (9) juga telah menjadi korban di lokasi yang sama tepatnya pada 07 Agustus 2016 silam.

Dengan kejadian embung yang menelan korban jiwa untuk ke dua kalinya menimbulkan keprihatinan banyak pihak, dan salah satunya David, kepada media ini Jumat (03/10/2020) mengatakan “Embung itu sebenarnya dahulu dibuat untuk mengurai banjir yang selalu terjadi di sekitaran Jalan Sudirman, namun tampaknya tidak sesuai ekspektasi, banjir masih sering terjadi setelah hujan menguyur. Karenanya saya pribadi berpendapat, embung atau waduk tersebut dikelola dengan baik dan memperhatikan keselamatan, salah satunya diberikan papan peringatan. Dan jika tidak berpungsi tutup saja, jangan sampai timbul korban jiwa lagi.” ungkap David.(RPC)

Penulis : Zainal Arifin

Editor : lsmail Abdul Azis

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed