oleh

KPK Panggil 9 Saksi Terkait Dugaan Suap Zulkifli AS

Dumai (Riauperistiwa.com) – Hari ini Rabu (03/02/2020) penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil 9 orang yang diduga ada kaitan dengan tersangka Zulkifli AS. Bertempat di Mapolda Riau, Jalan Patimura No. 13 Pekanbaru Riau.

9 orang tersebut kapasitasnya baru sebatas saksi dalam Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Diduga saat itu kala menjabat Walikota Dumai Zulkifli AS memberi gratikasi da menerima suap terkait pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Dumai APBN-P Tahun 2017 dan APBN 2018.

Berikut Daftar 9 saksi dipanggil KPK hari ini.

1. Bahirudin (Wiraswasta)
2. Akhmad Khusnul llmi (Wiraswasta)
3. Ghulam Fatoni (Wiraswasta)
4. Humanda Dwipa Putra (PNS)
5. Marjoko Santoso (PNS)
6. Muklis Susantri (PNS)
7. Eli Yati (Wiraswasta)
8. Hendri Sandra SE. (Wiraswasta)
9. Said Effendi SE. (PNS)

Pemangilan para saksi dibenarkan Juru Bicara KPK, Bidang Penindakan dan Kelembagaan Ali Fikri Rabu (03/02) tatkala di konfirmasi awak media melalui pesan WhatsAap “Benar kita telah memanggil 9 orang saksi ke Mapolda Riau terkait kasus ZAS”. tulisnya singkat.

Sebelumnya seperti diketahui KPK terlah menahan Walikota Dumai Zulkifli AS, setelah menjalani pemeriksaan pada Selasa 17 November 2020 lalu. Seperti diketahui Zulkifli AS mantan Walikota Dumai ditetapkan sebagai tersangka menerima suap dan memberi gratifikasi pada 03 Mei 2019 lalu.

Zulkifli AS diduga memberi suap sebesar Rp 500 juta kepada pejabat Kemenkeu, Yaya Purnomo terkait dengan pengurusan Anggaran DAK APBN-P tahun 2017 dan APBN tahun 2018. Selain itu Zulkifli AS diduga menerima gratifikasi berupa uang senilai Rp 50 juta dan fasilitas kamar hotel di Jakarta, total ada 2 kasus yang menjerat mantan orang nomor satu Dumai tersebut.

Zulkifli AS disangkakan melanggar Kadus pertama, pasal 5 Ayat (1) huruf atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Kasus kedua pasal 12 B junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.***(ZA/DM)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed