oleh

Komentar Warga Terkait ” 20 Program Kerja Unggulan ” Zul As dan Eko Suharjo

Riauperistiwa.com Dumai Beberapa waktu lalu media ini mengulas tentang 20 progam kerja unggulan Zul As dan Eko Suharjo, ternyata ulasan tersebut mendapat berbagai tanggapan dan komentar dari masyaraka.

Semua komentar masyarakat di rangkum dan di uraikan satu persatu berdasarkan nomor urut, berikut ini komentarnya :

1.Proyek air minum yang murah dan merata, ternyata sampai hari ini masih sebatas khayalan dan mimpi terkubur bersama pipa – pipa yang tidak jelas rimbanya. Masyarakat Jl. Teratai saja yang telah puluhan tahun keluarkan uang jutaan rupiah sampai kini tak ada kejelasan, malahan balik bertanya kapan air bersih atau air minum mengalir ke rumah – rumah mereka, bahkan seorang emak-emak berkata” Jangankan nak mengalir menetespun tak  pernah terjadi.” ujarnya dengan geram.

2.Tenaga kerja 70 : 30 menjadi 100% di tanggapi seorang warga bernama Yogi berkata” 50% saja industri yang ada di Dumai rekrut anak tempatan, tak ada lagi budak sini jadi pengangguran.” ujarnya dengan logat palembang.

3.Mengentaskan kemiskinan, ” Jika menilik dari apa yang ada, angka kemiskinan semakin bertambah bukannya berkurang, masyarakat bawah seperti petani, pedagang, nelayan, buruh dan pekerja lepas pada menjerit” Ajab kami ni Pak Wali.” ujar Jamil setengah menjerit.

4.Honor TKS, THL, guru honor, guru bantu, guru sekolah agama, guru Paud sesuai UMK, tanya Pak Wali” Yang mana satu sudah sesuai UMK, rasa -rasanya gaji kami masih jauh dari UMK.” ujar seorang pegawai honor yang tak ingin disebut identitasnya.

5.Memberantas maksiat,” Wah mantap tu Pak Wali kami sangat dukung, tapi apa iya maksiat dah berkurang, rasanya semakin bertambah salon merangkap karaoke, panti pijat bertambah, ado yang salah dengan program Pak Wali.” ujar warga bernama Ani.

6.Bea siswa sampai sarjana bagi anak berprestasi dari orang tua tak mampu, ” Sudah berapa banyak anak dari keluarga tidak mampu selama 3.5 tahun yang menerima bea siswa, tolong kasih info Pak Wali, anak saya juga kepingin dapat bea siswa.” ujar Jono setengah berharap.

7.Satu kelurahan satu produk,  “Kelurahan kami dari dulu belum ada produknya Pak Wali mohon bimbingannya sebelum masa jabatan Bapak habis.” ucap Andi warga Jayamukti.

8.Tuntaskan masalah banjir, “Mantap Pak Wali tapi sampai sekarang banjir terus saja hujan sebentar saja jalan – jalan sudah tergenang, contoh depan Telkom Bank Mandiri Syariah dan banyak lagi apalagi jika bertepatan pasang.” ujar Darto.

9.Dana Pembinaan Kelurahan (DPK) 1 miliar/tahun, banyak tu Pak Wali uang 1 miliar, bagi sikit kami Pak, sekarang susah betul.” ujar seorang warga yang tidak diketahui namanya.

10.GOR,” Dulu pernah di bangun dekat SMK Taruna Persada, ada pondasi entah kenapa baru – baru ini di bangun kembali dekat Mundam, baru 1 bulan pagar GOR roboh, 4,7 miliar lesap, tapi sampai sekarang proses hukum belum ada kejelasannya.” ucap Ferdi.

11.Transparansi anggaran terbuka,” Mau cari fotocopi APBD saja sama susahnya dengan mencari hewan langka, transparansi PAD Dumai saja Pak Wali, berapa sebenarnya PAD, dan apa ada kebocoran sampaikan ke publik, dan tolong kasihkan data – datanya Pak biar kami pantau.” ujar Zainal selaku aktivis.

12.Mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ” Sudah ada Pak Wali kawasan KEK tu, kalau ada apa peranan dan andil Pemko Dumai, bisa kami numpang kerja.” ujar Rahman buruh kepelabuhan.

13.Pelabuhan peti kemas dan penumpang milik Pemerintah Daerah,” Dimana lokasinya punya Pemda Pak Wali kami ingin tahu, karena ada pengusaha Tiongkok mau sewa lapangan untuk peti kemas, saya dapat uang tunjuk jadilah.” ujar Iwan berharap.

14.Tuntaskan masalah tapal batas,” Pak Wali baru – baru ini ada bentrok diperbatasan ada korban jiwa, oh iya Pak Sei Bunian jangan sampai lepas ke Rohil sayang karena itu mutiara terpendam milik Dumai nanti macam Mamugu pulak.” ujar seorang warga desa batu teritip.

15.Bantuan modal tanpa bunga dan agunan,” Tolonglah Pak Wali saya dulu pemborong sekarang mau jadi pedagang saja, karena tak sanggup lagi sebab tidak pernah dapat paket pekerjaan lagi, entah apa sebabnya bantu ya Pak Wali.” ujar warga bernama Ardi.

16.Program Dumai Terang, pemerataan listrik seluruh wilayah,” Kita suruh PLN saja Pak Wali karena itu kerja mereka Pak Wali konsen ke lampu PJU, sampaikan ke Kadis Perkim banyak lampu PJU yang mati, contoh seberang rumah Bapak Jl.Janur Kuning dah lama bungkam.” ujar warga sekitar.

17.Alokasi anggaran insan seni, ” DKD kalau tidak salah tiga tahun terakhir dah mati suri, kalau tidakpun katakan pingsanlah.” ujar Mail sebagai pengiat seni.

18.Peningkatan honor kader Pos Yandu dan Lembaga Ekonomi Kerakyatan (KEK),” Kalau ini tak ada yang tahu korespondensinya nanti sama – sama kita cari tahu apa informasinya.” ujar seorang warga.

19.Jaminan pemasaran dan proteksi produk daerah untuk stabilitas harga,” Masyarakat binggung menjawab produk mana yang mau diproteksi tapi yang jelas sembako melambung terus harganya.” seorang emak berkomentar.

20.Menjamin pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan drainase untuk setiap wilayah,  “Bolehlah kalau ini tampaknya ada juga sarana yang dibangun.” Ipan berkata.

Berdasarkan uraian di atas maka terpulang kepada masyarakat untuk menilai secara objektif apakah pasangan Zul As dan Eko telah tunaikan 20 Program Kerja Unggulan yang pernah mereka canangkan.

Seorang warga bernama Ardi Fk Rabu (03/07/19) kepada awak media berharap, tulisan ini bisa menjadi inspirasi semua warga  masyarakat dalam memilih dan menentukan calon pemimpin Dumai kedepan” Mantap kalau sudah rilis kirim beritanya ke WA saya, biar saya share Bang.” ujarnya sembari berlalu.**

Penulis : Zainal Arifin

Editor : Iwan Fk.

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed