oleh

Kezoliman Sungguh Merajalela Allah Akhirnya Murka, KPK Hanya Sebatas Perantara

Riauperistiwa.com Dumai Tersangkanya penguasa ini oleh KPK adalah balasan dari apa yang selama ini selalu dirasakan masyarakat. Kenapa tidak, sikap dan perilaku dari apa yang telah dilakukan penguasa melampaui batas kemampuan masyarakat untuk menerima.

Masyarakat tahu apa yang di perbuat sang penguasa, sampai-sampai untuk kebutuhan air bersih saja tidak sanggup ia penuhi. Janji yang dicanangkan hanya sebatas slogan tidak pernah terealisasi karena ia memang tidak pernah peduli.

Setiap saat masyarakat hanya disuguhi dagelan politik, jabatan diberikan kepada sanak saudara atau kolega. Orang-orang yang punya kedekatan bukannya yang  berkemampuan atau punya kecakapan, istilahnya bagi-bagi jabatan.

Musim proyek yang terjadi, tim sukses selalu berbagi pekerjaan hanya untuk mereka didalam lingkaran. Diatur oleh keponakan agar senantiasa melapor kepada majikan tentu dengan laporan keuangan agar bertambah harta dan kekayaan.

Melihat realita yang ada masyarakat akhirnya bersipat apatis ternyata sikap apatis jadikan masyarakat itu bodoh. Dalam masyarakat repormasi pemekaran Kota Dumai adalah anak sulung dari repormasi itu sendiri, namun apa yang telah terjadi.

20 tahun setelah kelahirannya Kota Dumai tidak mengalami ada kemajuan signifikan, APBD tetap berkutat diangka 1 triliun.

Tidak ada prestasi dibanggakan pembangunan pada berantakan, timbul hanya permasalahan dan  banjir masih menjadi langganan.

Sudahlah, lama nian sengsara dirasakan jangan sampai akhir jabatan rakyat sudah tak tahan mohon doa kami dengarkan. Allah akhirnya mendengarkan langsung diberi pelajaran untuk pemimpin zolim engkau pasti akan cerlaka dan itu nyata.

Penulis : Zainal Arifin.

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed