oleh

Jalankan Peranan dan Fungsi Pers Sebagaimana Mestinya

Riauperistiwa.com Dumai Pengertian Wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan Jurnalistik, pasal 1 ayat (4) pada UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Dalam melaksanakan kegiatan wartawan haruslah berpedoman kepada Kode Etik Jurnalistik pasal 1 ayat (12), yaitu menjunjung tinggi Etika Wartawan.

Kemerdekaan pers salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip – prinsip demokrasi, keadilan dan supremasi hukum. Pers Nasional juga berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan sosial kontrol dan dijamin sebagai Hak Asasi Warga Negara.

Berdasarkan uraian diatas sangat jelas posisi wartawan  dimana semestinya ia berada dan kemerdekaan pers menjamin, mencari, memperoleh, menyebar luaskan gagasan dan informasi. Apabila satu media menerbitkan pemberitaan ada pihak – pihak yang merasa keberatan atas pemberitaan terkait, ada saluran tersedia untuk itu.

Saluran itu adalah hak jawab, hak koreksi serta kewajiban koreksi, media juga mempunyai hak tolak untuk tidak ungkap identitas dan sumber beritanya. Anehnya Riauperistiwa terbitkan satu pemberitaan ternyata telah  menimbulkan polemik dan ada pihak – pihak tertentu berupaya untuk melakukan intervensi.

Tentu hal ini tidak baik untuk insan pers itu sendiri, apalagi dilakukan pihak yang katanya sepropesi, jika ini benar adanya alangkah naifnya. Pers adalah satu tugas mulia, dan profesi wartawan tidak boleh menjadi corong atau bumpers pihak – pihak tertentu apalagi untuk menutup – nutupi perbuatan dan perilaku seseorang berkaitan adanya dugaan pidana.

Apapun dalihnya dan untuk kepentingan apapun janganlah sampai memberanggus  serta mengkebiri hak dan fungsi wartawan itu sendiri. Karena Pers berperan juga terhadap hak masyarakat untuk mengetahui dan menegakkan nilai demokrasi serta mendorong terwujudnya supremasi hukum.

Hak asasi manusia serta kebhinekaan, mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar. Melakukan pengawasan, kritik, koreksi dan saran terhadap hal – hal berkaitan kepentingan umum serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Pers juga melaksanakan sosial kontrol untuk mencegah terjadi penyalahgunaan kekuasaan berupa Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Janganlah propesi wartawan dikotori oleh perilaku dan tabiat yang bisa merusak, kita menjalin persatuan atas dasar saling harga – menghargai bukan untuk

intervensi apatah lagi menakut -nakuti.

Penulis : Ismail Abdul Azis

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed