oleh

ICW Korda Dumai ”Desak KPK Segera Tuntaskan Kasus DAK Walikota Dumai Dan Mengusut Proyek Bankeu Tahun 2017 Karena Disinyalir Sarat KKN”

Dumai (Riauperistiwa.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang giat-giatnya menuntaskan kasus korupsi yang membelenggu Walikota Dumai Zulkifli AS. Hal itu ditandai dengan berbondongnya Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Dumai sambangi Kantor KPK untuk dimintai keterangan. Namun tampaknya Lembaga anti rasuah tersebut tidak berhenti hanya sebatas menjadikan Walikota Dumai menjadi tersangka. Sepertinya akan ada figur-figur lain menyusul, karena sudah bukan rahasia lagi banyak oknum pejabat Dumai diduga terseret dalam pusaran korupsi Zulkifli AS.

Selain dari pengembangan kasus yang menjadikan Zulkifli AS tersangka, yaitu Dana Alokasi Khusus (DAK) KPK juga sepertinya menelusuri Proyek (Bankeu) Bantuan Keuangan Provinsi Riau tahun 2017. Karena Anggaran Proyek yang dikucurkan dari APBD Provinsi tersebut menurut sumber terpercaya Selasa (28/07/2020) yang digiring 2 (Dua) Anggota DPRD Kota Dumai inisial (S) dan (Y) tercium aroma KKN, karena diduga keduanya menerima uang pelicin atau pee. Selain itu KPK juga mensinyalir ada oknum kontraktor yang mengatur kepada siapa saja proyek tersebut diserahkan dan tentu ada dalangnya, nah siapa dalang KPK tampaknya sedang membidik”. ujar sumber.  

Ketua Komisioner Investigasi lndonesian Coruption Wacht (ICW) Kota Dumai Kurnia, hari yang sama ketika dikonfirmasi apa dikatakan sumber tidak menafikan, bahkan ia menambahkan “Benar tu Bang, selain DAK, KPK juga melirik proyek Bankeu Provinsi Riau tahun 2017, karena disinyalir ada unsur KKN, sebab 2 (Dua) Anggota Dewan diduga mendapat pee dari pihak yang mengerjakan proyek Bankeu tersebut. Semua proyek Bankeu tahun itu diatur 3 (tiga) orang rekanan dan mereka itu selama ini selalu menguasai proyek,  dan awak media pasti tahu siapa saja mereka”. ujar Kurnia, membalikkan pertanyaan.

Lanjut Kurnia “Kita memberi apresiasi kepada KPK yang sudah membongkar skandal Korupsi di Dumai, dan minta KPK segera tuntaskan kasus Walikota Dumai serta menyeret siapa yang ikut bersubahat. Serta berharap mengusut proyek Bankeu Provinsi tahun 2017 dengan memeriksa oknum Anggota Dewan dan Kontraktor yang diduga kongkalikong demi kepentingan sendiri dengan cara mengatur proyek. Menurutnya beberapa waktu lalu pihaknya sudah berkomunikasi langsung dengan KPK terkait dugaan keterlibatan oknum Anggota DPRD Dumai tersebut dalam pengiringan Dana Bankeu tahun 2017”. jelasnya.

“Mereka (KPK, red) menyampaikan kepada kita, saat ini semuanya masih dalam proses, dan Kurnia mengakui telah memperoleh informasi bahwa proses pemeriksaan yang dilakukan KPK juga dalam rangka membongkar kasus-kasus lain yang terjadi di Dumai. Sepertinya target KPK bukan hanya kasus DAK tetapi yang lain juga,  karena disinyalir masih ada skandal Korupsi lain terjadi namun belum terungkap dan salah satunya berkaitan Bankeu 2017. Mari sama-sama kita tunggu kinerja KPK, semoga cepat di proses dan menanti siapa lagi oknum ASN Dumai menyusul Zulkifli AS yang akan menyandang status tersangka”. ungkap Kurnia, yang juga Kader Nasdem.***(Redaksi RPC)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed