oleh

HMl Dumai” Usut Tuntas Dugaan Penimbunan Limbah B3 Dan Pembabatan Mangrove.

Riauperistiwa.com Dumai ” Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Dumai Rabu (21/08/2019) mengelar aksi damai di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai. Aksi mahasiswa di dasari penebangan mangrove di Pelabuhan Khusus (Pelsus) RU II dan dugaan penimbunan limbah B3 di areal X Kilang Minyak Putri Tujuh.

Aksi yang sedianya dijadwalkan pukul 09.00 WIB. ternyata molor beberapa jam, padahal aparat pengamanan dari Polres Dumai sudah bersiaga di halaman Kantor Dinas DLH. Di perkirakan sekitar 50 personel, dipimpin Kasat Sabhara serta KBO, disitu juga telah terparkir mobil taktis dan water canon.

Berdasarkan pantauan media , aksi tidak dilakukan dihalaman Dinas, tetapi diadakan dialog dengan mengelar pertemuan di ruang rapat, dari DLH tidak terlihat Kepala Dinas, Satrio Wibowo. Rapat tersebut dihadiri juga oleh pihak Pertamina RU II. Mahasiswa mempertanyakan Dinas terkait kebenaran berita di salah satu media online, dan apa tindakan yang telah di lakukan pihak DLH serta tanggapan PT. Pertamina selaku pihak yang di tuding.

Dialog berjalan alot, Pertamina juga di hujani pertanyaan oleh mahasiswa yang tergabung dalam HMI, terkait limbah tersebut, dan melalui debat panjang belum di dapat jawaban konkrit. Korlap HMI Iwan Setiawan kepada awak media menyatakan” Kita akan terus berupaya untuk menindak lanjuti persoalan ini, dan setelah ini HMI berkordinasi dengan Ketua Umum HMI dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) akan meminta petunjuk apa langkah selanjutnya yang perlu di ambil.” ujar Iwan.

Ilham yang juga salah seorang pengurus HMI kepada media” Kita diposisi netral tidak berpihak kemana -mana, dan ini sebagai bentuk sosial kontrol di masyarakat, dan ia meminta agar persoalan di usut sampai tuntas, jika terbukti ada pelangaran agar di proses sesuai aturan dan hukum yang berlaku.”pintanya kepada RPC.**

Penulis : Zainal Arifin.

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed