oleh

Edi Zulfan Ketua Projo Dumai, Apresiasi Kejati Riau Usut Pengadaan Mobdin Pemko Dumai


Dumai (Riauperistiwa.com) – Proyek pengadaan mobil Dinas 1,3 miliar oleh Pemerintah Kota (Pemko) Dumai akhirnya menjadi perhatian Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk diusut. Hal ini terungkap beberapa hari lalu, ketika Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Eka sambangi Kantor Kejati Riau yang beralamat di Jl. Jenderal Sudirman Pekan Baru. Adapun kedatangan ASN yang menjabat sebagai Pokja LPSE itu untuk dimintai keterangannya sebagaimana disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kejati Riau, Muspidauan SH MH dikutip dari beberapa laman media online.

Salah satu warga Edi Zulfan sangat apresiasi apa yang telah dilakukan penyidik Kejati Riau, kepada media ini Jumat, (12/06/2020) ia mengatakan “Saya respek dengan Kejati Riau, karena mengusut pengadaan mobil senilai Rp 1,3 miliar yang dianggarkan pada APBD Dumai Tahun 2018. Meski baru sebatas Pulbaket (pengumpulan bahan keterangan) dan Puldata (pengumpulan data) namun membuktikan penegak hukum di Riau tidak tidur dan mereka masih bekerja terutama penyidik Kejaksaan Tinggi Riau”. ungkapnya.

Selanjutnya Edi yang juga Ketua Projo Kota Dumai melanjutkan ucapannya “Selama ini banyak pihak merasa proses pengadaan dan penunjukan pemenang lelang diduga menjadi ajang bancakan dan kongkalikong oknum tertentu, telah lama menjadi sorotan dan buah bibir terutama pihak kontraktor. Pengusutan kasus ini semoga menjadi pintu masuk atau pembuka tirai bagi penyidik Kejati Riau untuk melirik kasus lain, karena diduga banyak proses pengadaan terindikasi telah dikondisikan dan mengarah kepada pihak tertentu”. ungkapnya.

Sebelumnya pada Selasa (08/06) ramai diberitakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Dumai, mendatangi Kantor Kejati Riau yang berada di Jl. Sudirman, Pekanbaru. Kedatangan ASN yang diketahui bernama Eka, untuk memberikan keterangan dihadapan jaksa penyelidik terkait pengadaan Mobdin.
Eka diketahui berada sekitar 3 jam diruang penyidik Pidana Khusus (Pidsus) memberikan keterangannya terkait proses pengadaan Mobdin tersebut, dimulai dari pemenang lelang, hingga perjanjian kontrak dengan pemenang lelang.***(RPC)

Pewarta : Zainal Arifin
Editor : Didin Marican

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed