oleh

Dumai Membutuhkan Sekretaris Daerah Yang Tidak Berpotensi Terjerat Kasus Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)

Riauperistiwa.com Dumai Feri Windriata Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Dumai, yang akrab di sapa Bung Feri angkat bicara terkait calon Sekretaris Daerah (Sekda) defenitif. Kalimat pertama terlontar dari mulutnya  adalah” Walikota Dumai Zulkifli AS semestinya harus berhati – hati dalam memilih Sekda Dumai mendatang”.

” Menurut Feri, Calon Sekda ke depan harus memiliki komitmen dan integriditas tinggi dalam pemberantasan korupsi, tidak hanya itu, Sekda Dumai juga diharapkan tidak membawa keluarga dan kerabatnya yang tidak memiliki kopetensi untuk mengikuti proyek – proyek di Kota Dumai,” celotehnya.

Calon Sekda Dumai harus benar – benar bebas unsur KKN, tidak pernah berurusan, apalagi berpotensi untuk digarap oleh  Lembaga Anti Rasuah atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengingat Kondisi Dumai terkini sangat memprihatikan.

Feri sekali lagi berharap dan menegaskan melalui media ini ” Walikota Dumai, Zul As jangan sampai terjebak untuk memilih calon Sekda yang sudah pernah dipanggil atau berurusan dengan KPK”, imbuhnya.

Feri menambahkan” Calon Sekda Dumai harus benar – benar bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan berani nyakan perang melawan korupsi. Tidak lucu jika Sekda terpilih nyatakan perang melawan korupsi, ternyata setelah itu dia yang terciduk oleh KPK”, ujarnya Rabu (24/07/2019) kepada sesama insan pers.

Saat ini momen yang tepat untuk membangun Kota Dumai lebih baik, dan memperbaiki citra dan penilaian warga yang terlanjur kurang baik, menurut aturan di sebutkan salah satu syaratnya  adalah memiliki rekam jejak yang baik.

Calon Sekda itu seharusnya bersih, karena jabatan tersebut sebagai Administratur dan Birokrasi tertinggi pada suatu daerah. Menurutnya jika calon Sekda memiliki politik bersih dan bebas dari makelar proyek serta mengutamakan kepentingan masyarakat maka dapat di pastikan Dumai bisa menjadi percontohan daerah lain.

Feri menegaskan,” Calon Sekda harus mampu menterjemahkan keinginan kepala daerah menjadi kebijakan publik sekaligus kemampuan menawarkan suatu formulasi yang berpihak kepada kepentingan orang ramai, yaah semoga saja Zul AS mau mendengar harapan dan keluhan Bung Feri. ***

Penulis : Zainal Arifin

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed