oleh

DPP YLBHN Minta Penyelenggara Pemilu Agar Tak Curang

Riauperistiwa.com Dumai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Nasional (DPP YLBHN), Ir Muhammad Hasbi meminta KPU RI dan Bawaslu RI beserta jajarannya bekerja dengan benar dan tidak melakukan praktek-praktek kecurangan.

Disinyalir praktek kecurangan tersebut seperti dengan menghalalkan segala cara bagi memenangkan salah satu Pasangan Calon (Paslon) dengan rekayasa teknologi mengubah-ubah angka bagi memenangkan calon tertentu.

” Ada indikasi kecurangan yang dilakukan oleh oknum p1enyelenggara Pemilu dengan kejahatan mulai dari Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan/Desa, dan TPS-TPS, “tegas Hasbi, Rabu (24/4/2019).

Dikatakan Hasbi, bilamana KPU RI dan Bawaslu RI dengan seluruh jajaran berlaku curang dan tidak jujur serta tak adil, maka seluruhnya akan dikutuk rakyat dan dilaknat Allah SWT.

” Bila hal itu terjadi, penghianat Demokrasi akan dikutuk Allah SWT karena suara rakyat adalah suara Tuhan. Kami sebagai Rakyat NKRI siap menerima siapa saja Pemimpin NKRI dan Wakil-wakil rakyat apabila terpilih dengan cara yang benar dan adil. Bukan menghalalkan segala cara dan membunuh, membumi hanguskan demokrasi tersebut tetapi harus dengan cara-cara Konstitusional berkeadilan, “kata Hasbi.

Hasbi menambahkan, adanya Tim Survey hitungan cepat yang dimenangkan salah satu calon, hal itu tidak bisa diklaim sebagai pemenang. Karena, menurut Hasbi, persentase sampel yang diambil hanya sebagian kecil dan baru belasan persen dari jumlah TPS yang ada di seluruh Indonesia.

Hasbi juga meminta agar media nasional lebih berimbang dalam pemberitaan dan tidak terkesan memihak pada salah satu pasangan calon. Karena, kata Hasbi, kalau ini dilakukan bisa saja menghilangkan fungsi media selaku sosial kontrol dan akan merusak kredibilitas media itu sendiri serta menghilangkan kepercayaan publik.

” Kami meminta penyelenggara pemilu agar berlaku adil dan benar dengan segala kejujuran bukan berpihak pada salah satu Paslon Presiden, atau DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dengan mengkhianati amanah rakyat, ” ujar Hasbi.***

Sumber : DPP YLBHN /  Editor : RPC

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed