oleh

Diduga Terbukti Menerima Gratifikasi Selayaknya Aparat Penegak Hukum atau KPK Periksa VC

Riauperistiwa.com Dumai Sosok VC sebagaimana diberitakan beberapa media akhir-akhir ini menjadi perhatian publik. Bagaimana tidak dengan posisinya sebagai pokja ULP disinyalir telah menjanjikan paket pekerjaan kepada pihak tertentu dengan suatu imbalan.

Tindakan persekongkolan dan kongkalikong itu diungkap ke publik oleh pihak yang merasa dibohongi oleh tindakan VC. Meski telah setor uang fee sebagai konvensasi untuk mendapatkan paket pekerjaan namun yang dijanjikan tidak terealisasi.

Tentu yang telah dilakukan VC membuat meradang pihak yang dijanjikan tadi dan wajar jika merasa tertipu. Terlepas dari apa yang telah terjadi tentunya apa yang dilakukan VC tidak dibenarkan dan jelas ada pelanggaran hukum diduga menerima gratifikasi.

Jika diumpamakan apa yang telah dilakukan VC dengan S selaku kontraktor ada kemiripan kejadiannya antara Wali Kota Dumai dengan Yaya Purnomo. Tentu persoalan ini selayaknya menjadi perhatian bagi aparatur hukum di Dumai. Namun seandainya tidak responsif dan tidak peka terhadap pemberitaan yang ada maka selayaknya KPK yang mesti bertindak.

Salah satu warga sebut saja Iwan berharap agar penyidik yang ada di Dumai seperti Kejaksaan atau Kepolisian segera bertindak.” Kita sebagai warga Dumai sangat berharap jika persoalan ini benar adanya mohonlah untuk diusut.” Ujar Iwan setengah berharap.

Persoalannya mau tidak aparat penegak hukum bertindak sebab banyak kebijakan, tindakan dan perbuatan oleh pejabat Dumai terindikasi adanya unsur KKN ternyata luput dari pantauan. Sehingga warga masyarakat jadi bertanya – tanya dimana adanya supremasi hukum yang katanya tidak pandang bulu.

Semestinya dengan telah tersangkanya Zulkifli AS yang juga Wali Kota Dumai oleh KPK masyarakat berpikir ternyata tidak ada yang kebal hukum. Apa yang telah dilakukan KPK semoga menjadi inspirasi dan momentum bagi semua pihak.

Terutama penegak hukum di Dumai untuk segera bertindak sesuai kapasitasnya dan masyarakat akan menunggu dan ingin melihat sejauhmana sepak terjang penegak hukum yang ada di Dumai. Untuk bertindak mencari fakta menyikapi pemberitaan yang berkembang sehingga tidak menjadi pemberitaan miring yang bisa menjejaskan dan merugikan semua pihak.(RPC)

Penulis : Zainal Arifin

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed