oleh

Bersahaja dan Dermawan, Pakde Parto Figur Tepat Dampingi Syarifah Sebagai Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Dumai 2021 -2025

Dumai (Riauperistiwa.com) – Dipilihnya H Soeparto Wiguno sebagai pengganti almarhum Eko Suharjo, jika kelak pasangan Eko Suharjo – Syarifah memenagi Pilkada Kota Dumai 2020, dinilai sebagai pilihan yang tepat dan bernas. Selain merupakan ayah kandung almarhum Eko Suharo, sosok Pakde Parto, sapaan H Soeparto Wiguno, memenuhi syarat sebagai seorang pemimpin yang amanah.

“Partai Golkar memutuskan mengusulkan satu nama sebagai penggati almarhum Eko Suharjo dengan pertimbangan yang sangat rasional. Kami menilai ayah kandung almarhum Eko Suharjo yakni Pakde Parto sangat memenuhi syarat sebagai pemimpin Kota Dumai,” kata ketua DPD II Partai Golkar Kota Dunai, Ferdiansyah, Selasa (01/12/2020) malam.

Syarat sebagai seorang pemimpin itu, dalam kacamata Ferdi, dilihat saat Pakde Parto menerima cobaan kehilangan anaknya. Yang kebetulan bertarung pada kontestasi Pilkada Kota Dumai 2020.

“Beliau sangat ikhlas dan tegar. Beliau juga sangat bertanggung jawab atas cita-cita anaknya kepada tanah kelahirannya. Tanpa diminta, sudah mengatakan akan memperjuangkan cita-cita alrmahum. Dengan demikian kami menilai beliau merupakan sosok yang amanah,” terang Ferdi.

Diantara syarat seorang pemimpin itu adalah menginspirasi. Dibuktikan dengan tetap tampil bersahaja meskipun Ia mampu, mendorong orang lain untuk terus maju, suka berbagi dan lain-lain.

“Pak de adalah sosok yang suka turun ke lapangan dan dapat diterima semua kalangan,” lanjut Ferdi.

Disii lain, Ferdi melihat ada aspirasi yang begitu besar dari masyarakat yang menginginkan Pakde Parto mendampingi Syarifah jika kelak paslon 02 memenangi Pilkada Kota Dumai 2020.

“Paska berpulangnya calon walikota yang kami usung, Eko Suharjo, kami mendapatkan masukan dari masyarakat, relawan, pengurus di tingkat RT hingga Kota Dumai yang menginginkan Pakde Parto untuk bersama Syarifah meneruskan cita-cita menuju Dumai Gemilang,” kata Ferdi.

Aspirasi masyarakat di grass root dan jajaran pengurus di semua jenjang se Kota Dumai telah disampaikan ke DPD I Partai Golkar Provinsi Riau dan DPP Partai Golkar. “Alhamdulillah disetujui,” lanjut Ferdi.

Terkait memenangkan Pilkada Kota Dumai tanggal Desember 2020, Ferdi menyebut seluruh relawan berikut pengurus di tingkat RT, Kelurahan, Kecamatan hingga tingkat kota sangat solid dan terus berada di garis terdepan memenangkan paslon 02, Eko Suharjo.- Syarifah.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Dumai Hariyadi Suparlan menyebut sosok Pakde Parto bukan orang asing di dunia politik. Pakde Parto adalah kader murni Partai Demokrat sejak tahun 2004. Bahkan Pakde Parto merupakan salah satu tokoh dibalik tumbuh dan berkembangnya Parti Demokrat di Kota Dumai.

“Sosoknya memang tak suka tampil di depan. Beliau selalu mendorong siapa saja yang punya keinginan untuk maju dan berkembang,” lanjut Hariyadi.

Keseharian Pakde Parto, kata Koordinator Relawan Dumai Gemilang Roni Wasaka,
lebih banyak dihabiskan untuk kegiatan sosial dan mengurus orang lain. Sepengetahuannya, sebahagian rezki yang ia terima lebih banyak diberikan kepada orang lain. Ia hanya mengambil secukupmya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Sejak sekitar 7 tahun yang lalu Pakde Parto menyediakan mobil jenazah yang bisa dipakai oleh siapa saja warga kota Dumai. Berikut kain kafan beserta perlengkapan penguburannya yang disediakan cuma-cuma bagi warga yang membutuhkan,” lanjut Roni.

Setiap bulan, Pakde Parto mengirimkan beras ke panti asuhan. Tak jarang Pakde Parto mengantarkan langsung ke mereka yang membutuhkan.

Lebih dari 15 lokasi tanahnya telah ia sumbangkan untuk lahan kuburan. Juga untuk pembangunan rumah ibadah. “Beliau sosok pemersatu warga dan bisa diterima semua etnis. Namanya tercantum sebagai dewan pembina di berbagai paguyuban kesukuan,” terang Hariyadi.

Pakde Parto, dalam pandangan Panglimo Hendri dari Laskar Melayu Bersatu Kota Dumai merupakan sosok yang punya prinsip bahwa rezeki itu hanya titipan Allah.

“Apa yang diterima bisa jadi milik orang lain lewat perantara kita. Karenanya ia berprinsip setiap rejeki yang diterima harus digunakan sebanyak-banyaknya di jalan Allah. Untuk membantu sesama,” kata Hendri.

H Soeparto Wiguno sudah cukup lama bermukim di Dumai. Lebih dari 50 tahun. Setamat STM di Surakarta tahun 1969, Ia bekerja sebagai honorer di Pertamina Patra Dock. Tahun 1974 diangkat sebagai pegawai tetap hingga pensiun sekitar tahun 2000-an.

“Beliau sangat tahu perkembangan Kota Dumai. Kami sangat yakin jika beliau mampu mendampingi Syarifah untuk mewujudkan Dumai Gemilang,” tutup Hendri. (*)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed