oleh

Beredar Kabar Dishub Dumai di Panggil Kejati Riau Terkait Pungutan di Terminal BSJ

Riauperistiwa.com Dumai Salah satu sumber menyatakan ke awak media Rabu (09/07/19) “Dinas Perhubungan (Dishub) Dumai belum lama ini dipanggil oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, adapun panggilan tersebut berkaitan pungutan di Terminal Bandar Sri Junjungan (BSJ).” ujarnya.

Sumber yang minta dirahasiakan namanya menambahkan” Bahwa Panggilan kepada Dishub Dumai untuk di mintai keterangan adanya pungutan yang di lakukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Pelabuhan Dumai Berseri (PDB) perihal pas masuk dan pas penumpang.

Kejati Riau meminta keterangan pihak Dishub apakah ada dasar hukumnya untuk pungutan pas masuk dan pas penumpang oleh BUMD PT. PDB serta mekanisme dan juga cara menentukan nilai untuk pas pelabuhan dan pas penumpang.

Dishub Dumai melalui Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Mahadi masih menurut sumber tadi menyatakan kepada pihak Kejati Riau” Tidak tahu tentang dasar hukum yang menjadi landasan, begitu juga tata cara penentuan besaran uang pas, karena tidak pernah merasa di libatkan oleh pihak  PT. PDB selaku pengelola.” ujarnya.

Namun yang pasti, masyarakat berharap agar pungutan itu dasar hukumnya harus jelas apalagi mereka sangat merasa keberatan, untuk pas masuk saja membayar dua kali, seperti di utarakan seorang penumpang bernama Tikno (52)” Pas masuk kita kena bayar dua kali, satu oleh BUMD dan satu lagi Dishub Propinsi, belum lagi untuk pas penumpang.” ucapnya seraya mengeluh.

Kejati Riau semestinya tidak saja memanggil pihak Dishub tetapi juga PT. PDB sebagai pengelola, jika memang pungutan itu tidak ada dasar hukumnya, haruslah di hentikan dan uang yang terlanjur di pungut wajib di serahkan lagi jangan sampai terindikasi terjadinya praktek pungli.***

Penulis : Zainal Arifin

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed