oleh

Bawaslu Belum Punya Data, 7 Kasus Caleg Tersangkut Pidana Umum di Riau, Ini Ancaman Jika Terbukti

Riauperistiwa.com, Pekanbaru Ada sebanyak 7 kasus calon legislatif (Caleg) tersangkut pidana umum di Riau, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau belum punya data, ini ancaman jika terbukti.

Ada beberapa Calon legislatif yang sedang menghadapi proses hukum pidana umum saat ini, datanya terlampir.

Kasus pidana umum itu terjadi di Pelalawan, Kampar dan Kuansing, namun Bawaslu Riau mengaku belum mendapat laporan itu dari Bawaslu kabupaten dan kota secara resminya.

“Ada saya dengar Caleg terpidana umum, kami baru surati kabupaten dan kota untuk lakukan pendataan,” ujar Komisioner Bawaslu Riau Kordinator Divisi Pelanggaran dan Penindakan Gema Wahyu Adinata kepada Tribun Kamis (24/1/2019).

Bagi yang tersangkut pidana umum maka sesuai UU nomor 7 tahun 2017 pasal 285 tidak ada rekomendasi dari Bawaslu untuk membatalkan ataupun menggugurkan Caleg, itu kewenangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Itu kewenangannya di KPU, di pasal 285 UU 7/2017 tidak ada kewajiban Bawaslu untuk merekomendasikan coret bagi caleg yang sudah incraht putusan pidananya,”ujar Gema Wahyu Adinata.

Bawaslu hanya mengawasi putusan pengadilan dan jika Bawaslu rekomendasikan nanti bisa melampaui kewenangan, karena sesuai pasal 97 UU 7/2017 kewajiban Bawaslu adalah mengawasi pelaksanaa putusan pengadilan.

“Terhadap putusan-putusan pengadilan yang bisa dilakukan bawaslu hanya menyurati KPU, menyampaikan bahwa ada putusan pengadilan yang sudah incraht. Selanjutnya sesuai pasal 285 adalah wilayah KPU untuk menindaklanjutinya,” ujar Gema.

Penulis: Nasuha Nasution

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed