oleh

” Alhamdulillah !Akhirnya KPK Geledah Kantor dan Kediaman Walikota Dumai,” Ungkap Seorang Warga

Riauperistiwa.com Dumai Rangkaian kata kata diatas dan sekaligus menjadi judul pemberitaan adalah kutipan dari ucapan seorang warga bernama Iwan, entah apa yang ada dipikiran serta latar belakang terlontarnya ucapan bernada cemo’oh seta kurang elok untuk didengar, adapun kata kata itu terucap pasca pengeledahan Kantor dan Kediaman Dinas orang nomor satu Kota Dumai tersebut oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tentu hanya Iwan yang tahu apa sebab musabab terucapkan kalimat sedemikian rupa hanya ia sendirilah yang tahu sepertinya ia merasakan kebahagian dan kegembiraan serta amat mensyukuri atas apa yang telah terjadi dan menimpa Zulkifli AS Walikota Dumai tersebut. Ketika dimintai alasan kenapa ia sanggup lontarkan kata kata dan kalimat itu namun tiada sepatah katapun ucapan terkeluar dari mulutnya hanya senyuman sinis serta raut wajah mengambarkan kesenangan dan kepuasan bathin.

Selama ini santer terdengar desas desus bahwa Walikota Dumai yang akrab disapa Zul AS telah masuk radar KPK, dan menjadi target serta bidikan lembaga Anti Rasuah itu untuk digarap. Karena beberapa proyek berpotensi dan disinyalir akan bermasalah dengan hukum ditambah lagi dengan keberhasilan KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Pejabat Kemenkeu, Yaya Purnomo yang kasusnya baru saja selesai dipersidangkan, sebagai ganjaran  buah dari perbuatannya  hukuman 6.5 tahun penjara serta sejumlah denda telah diterimanya.

Yaya Purnomo oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Pengadilan Tipikor Jakarta beberapa waktu lalu di dakwa menerima gratifikasi dari beberapa Kepala Daerah dan salah satu Pejabat Daerah pemberi suap adalah Kota Dumai ungkap JPU KPK Tipikor kala itu berdasarkan fakta fakta persidangan.

Sebagaimana diberitakan oleh beberapa media cetak maupun online Yaya Purnomo menerima gratifikasi berkaitan agar bisa memuluskan pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID) untuk APBN dan APBN P Tahun Anggaran 2017 dan 2018 di Kemenkeu.

Sebagai warga Dumai kita merasa miris dan kecewa terhadap apa yang terjadi namun di satu sisi kita harus memberi apresiasi terhadap apa yang telah di lakukan oleh KPK dan berharap agar perkara ini menjadi jalan pembuka untuk membuka tabir dan misteri lain, karena bukan rahasia lagi apabila kita cermati masih banyak  persoalan yang terjadi dan berpotensi terjadinya pelangaran hukum.

Akan tetapi selama ini seakan akan tidak terendus dan terlacak oleh aparat penegah hukum yang lain, entah karena kelihaian para pejabat Pemko Dumai tadi untuk berkelit atau karena ada upaya kongkalikong hanya merekalah yang tahu namun itu hanya sebatas dugaan saja, biarlah sekarang KPK yang menangani  tetapi dengan kejadian ini jangan salahkan atau merasa tersingung apabila masyarakat ber’asumsi dan berangapan KPK satu satunya  harapan sebagai wadah tunggal pembasmi para KORUPTUR di Kota Dumai tercinta ini serta lembaga paling ampuh yang bisa diandalkan oleh masyarakat, semoga saja.(RPC)

Penulis:Zainal Arifin

Editor :Zainal Arifin

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed